Salah satu delegasi SPE ITS SC, tim Gold Digger yang berhasil merebut juara pertama cabang lomba ORDC Boreyes 2021. Dok Humas ITS
Salah satu delegasi SPE ITS SC, tim Gold Digger yang berhasil merebut juara pertama cabang lomba ORDC Boreyes 2021. Dok Humas ITS

ITS Borong Enam Penghargaan di Ajang Boreyes 2021

Arga sumantri • 18 Maret 2021 17:33
Surabaya: Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) boyong enam penghargaan dalam kompetisi Boreyes 2021. Mahasiswa ITS berprestasi ini tergabung dalam tim delegasi Society of Petroleum Engineers (SPE) ITS Student Chapter (SC).
 
Head of Delegates SPE ITS, M Fadhlan Rafi menerangkan, SPE ITS mengirimkan sembilan tim dalam ajang ini. Lima tim di antaranya berhasil raih penghargaan. Pertama ialah tim Gold Digger yang terdiri dari M Amroedhia D E (Teknik Geofisika 2019), Fitra Muhammad A (Teknik Material dan Metalurgi 2019), Alhafiz Taufiqul H (Teknik Kimia 2019), Fitria Sabrani T (Teknik Kelautan 2019), dan Alvina Choirun N (Teknik Kimia Industri 2017).
 
Mereka berhasil merajai Oil Rig Design Competition (ORDC) dengan membuat inovasi desain oil rig yang lebih stabil. "Tim ini merancang rig (bangunan lepas pantai, red) dengan mengurangi efek dari beban lingkungan seperti gelombang air laut dan lain sebagainya," tutur Fadhlan mengutip siaran pers ITS, Kamis, 18 Maret 2021.

Pada cabang perlombaan yang sama, tim Appomatox pulang dengan membawa dua penghargaan sekaligus. Rancangan platform semi-submersible rig milik Abdul Quddus Al Kahfi (Teknik Kimia 2020), Ahmad Qaedi Luthfi (Teknik Kelautan 2020), Firtya Kinanti Ramadhini (Teknik Fisika 2020), Muhammad Ilhan Baihaqi (Teknik Geofisika 2020), dan Mega Ristri Maurina (Teknik Kelautan 2020) ini membuahkan juara ketiga ORDC sekaligus juara favorit.
 
Baca: Mulyo Hadi, Dosen Sastra Undip dan Multiperannya di Tengah Masyarakat
 
Selanjutnya, ada tim Waluyo yang berhasil menyabet juara kedua lewat ajang Case Study Competition. Beranggotakan Nicodemus Sintong Oloan, Christoforus Marchiavelly, dan Nauval Nurahmad, tim ini berhasil menyelesaikan tantangan studi kasus. Dalam tantangan tersebut, tiga mahasiswa Teknik Kelautan ini membawa solusi pengembangan infrastruktur jalur pipa gas yang menghubungkan Pulau Kalimantan dengan Pulau Jawa.
 
Dalam cabang lomba Smart Competition, tim Geominerba berhasil menjadi juara ketiga. Tim ini beranggotakan M Reyhan Nabiha,  Alwan Muhammad Rasyid, dan Haikal Rahman dari Teknik Geofisika angkatan 2019 yang berhasil bersaing dalam ajang sejenis cerdas cermat secara daring dari Boreyes 2021.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA