Sejumlah artis dan influencer Tanah Air menginisiasi pembangunan serta renovasi gedung sekolah di berbagai pelosok nusantara. Langkah ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga memotivasi semangat belajar para siswa di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Pembangunan fasilitas baru tersebut memberikan akses pembelajaran lebih layak, aman, dan kondusif bagi para siswa. Kehadiran ruang kelas yang memadai menunjukkan betapa bermaknanya kepedulian tersebut.
Sinergi antara figur publik, yayasan, dan masyarakat ini membuktikan kekuatan gotong royong dalam memajukan pendidikan nasional. Kepedulian mereka menjadi bukti nyata bahwa setiap aksi kecil mampu memberikan dampak besar bagi masa depan anak bangsa.
Lantas, siapa saja sosok inspiratif yang turun langsung membangun sarana pendidikan di Indonesia? Yuk simak deretannya berikut ini yang dikutip dari @titiknolenglish:
Cinta Laura
Cinta Laura menaruh perhatian besar pada terbatasnya fasilitas pendidikan di daerah terpencil melalui Yayasan Soekarseno Foundation. Bersama keluarga besarnya, ia aktif menggalang dana untuk membangun hingga merenovasi puluhan sekolah.Hasil aksi nyata ini terwujud dalam bentuk renovasi 10 SD dan pembangunan SMP Pangerasan Education Center. Sekolah ini menyediakan beasiswa pendidikan gratis khusus bagi siswa kurang mampu untuk mencegah risiko putus sekolah.
Luna Maya
Melalui Yayasan Luna Maya Nawasena, Luna Maya membangun gedung baru untuk TK Sinar Watugong di Kabupaten Sikka, Flores, NTT. Pembangunan ini dilakukan demi mewujudkan amanah mendiang tantenya sekaligus menyediakan tempat belajar yang layak.Sebelumnya, selama 10 bulan anak-anak di sana harus menumpang belajar di rumah warga dengan kondisi darurat yang bocor dan panas. Kehadiran sekolah baru ini diharapkan memberikan akses pendidikan yang setara seperti di kota-kota besar.
Yuni Shara
Yuni Shara tergerak mendirikan PAUD Cahaya Permata Abadi di Kota Batu, Malang, setelah melihat sekolah lokal yang hampir roboh. Kepeduliannya menyelamatkan fasilitas belajar tersebut dari ancaman penutupan akibat bangunan yang kurang layak.Sekolah ini hadir untuk memberikan akses pendidikan inklusif dan ramah bagi masyarakat sekitar. Agar terjangkau, biaya sekolah dibuat sangat murah dengan menerapkan sistem subsidi silang bagi keluarga kurang mampu.
Baca Juga :
Bertahun-tahun Sekolah 3 Shift, SD Inpres Naimata Kupang Akhirnya Bebas Masalah Kelas Usai Direvitalisasi
Windah Basudara
Windah Basudara bersama komunitas penonton setianya berhasil menggalang dana hingga ratusan juta rupiah lewat live streaming YouTube. Berkolaborasi dengan Yayasan Cakra Abhipraya Responsif, dana tersebut digunakan untuk mendirikan Sekolah Alam Bakti Toleransi di Wamena, Papua Pegunungan.Inisiatif mulia ini bertujuan memberikan akses pendidikan layak bagi anak-anak Papua yang sebelumnya sangat terbatas fasilitasnya. Dukungan dari para viewers dan fans kini telah berubah menjadi senyuman serta harapan baru bagi masa depan mereka.
Erika Richardo
Erika Richardo, influencer Gen Z yang dikenal dengan keahlian melukisnya memanfaatkan hasil penggalangan dana digital untuk membangun sekolah di daerah terpencil. Proyek inspiratifnya dimulai dari Sumba, NTT, hingga mengumpulkan donasi Rp1 miliar dalam 5 hari untuk merenovasi dua sekolah terdampak gempa di Lombok.Uniknya, proses pembangunan sekolah ini mengusung konsep ramah lingkungan dengan mendaur ulang ribuan ton sampah plastik. Sampah-sampah plastik tersebut diolah menjadi balok bangunan kokoh menyerupai lego yang aman digunakan.
Oki Setiana Dewi & Ria Ricis
Oki Setiana Dewi bersama adiknya, Ria Ricis, mendirikan Maha Anak Usia Dini Islamic School yang menyediakan jenjang TK, PAUD, hingga playgroup. Sekolah ini dilengkapi program unggulan seperti kelas tahfidz, parenting, serta pengembangan kreativitas anak.Selain itu, Kak Oki juga mendirikan Pesantren Maskanul Huffadz yang menyediakan program beasiswa penuh bagi para penghafal Al-Qur'an. Seluruh lembaga ini didukung oleh tenaga pengajar berkualitas guna mencetak generasi muda berakhlak mulia.
Ferry Irwandi
Ferry Irwandi bersama Malaka Project dan Yayasan Cakra Abhipraya berhasil membangun Sekolah Malaka di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Inisiatif ini berawal dari kepedulian mendalam terhadap dampak bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra bagian utara.Berkat solidaritas publik, donasi yang terkumpul mencapai Rp10,3 miliar untuk memulihkan fasilitas pendidikan yang rusak. Saat ini pembangunan telah selesai dan sekolah beroperasi penuh sebagai tempat belajar yang aman serta nyaman.
Aksi nyata para artis dan influencer ini membuktikan kepedulian mampu menembus batas geografis agar anak-anak di daerah terpencil bisa belajar di sekolah layak. Semoga langkah tersebut menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut membantu, karena sekecil apa pun bentuk dukungan akan sangat berarti bagi masa depan anak-anak bangsa. (Talitha Islamey)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda