Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Hari Guru Nasional

Terima Kasih Guru!

Pendidikan guru Hari Guru Nasional Kualitas Guru Program Pendidikan
Arga sumantri • 25 November 2020 22:25
Jakarta: Pandemi covid-19 membuat semua lini berantakan, tak terkecuali sektor pendidikan. Tak pernah terpikirkan sebelumnya kalau proses belajar mengajar harus dilakukan secara jarak jauh, bukan di dalam kelas secara penuh.
 
Guru dipaksa pontang-panting merancang metode pembelajaran daring. Konsep yang sebetulnya tak pas dilakukan di tengah ketimpangan infrastruktur pendidikan maupun kapasitas guru di Indonesia. Tapi bagaimana, aspek kesehatan memang diputuskan jadi 'mazhab' utama di tengah wabah korona.
 
Betul saja, metode pembelajaran daring tak bisa dilakukan seutuhnya. Kondisi jaringan internet dan ketersediaan perangkat yang belum merata, membuat sebagian guru harus berpikir keras memastikan hak dasar anak didiknya untuk mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guru kunjung, jadi istilah yang mulai populer bagi warga pendidikan yang kurang beruntung dalam hal ketersediaan infrastruktur. Metode ini dilakukan para guru yang berada di wilayah yang 'hampir tak terjamah' para pemangku kepentingan.
 
Ridwan Syarif, misalnya. Guru di SMP 3 Pandeglang, Banten ini harus menyambangi muridnya secara bergantian di kediaman masing-masing. Mengunakan sepeda motor, Idan, sapaannya, kerap tersesat saat mengunjungi rumah siswa. Metode ini terpaksa dilakukan Idan karena banyak anak didiknya yang tak mampu mengikuti pembelajaran daring.
 
"Kalau tidak kita datang, sulit untuk kita menilai sosial mereka seperti apa, karakter mereka seperti apa. Guru kan tidak hanya mengajar tapi juga mendidik, itu yang menjadi tantangan," ucap Idan kepada Medcom.id.
 
 
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif