Capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. ANT/Sigid Kurniawan.
Capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. ANT/Sigid Kurniawan.

Kepergian Prabowo Timbulkan Spekulasi

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah • 30 Mei 2019 16:05
Jakarta: Kepergian calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Austria menimbulkan spekulasi. Prabowo diketahui terbang bersama dua warga negara Rusia yang merupakan anggota Sekretariat Parlemen Rusia.
 
"Lembaga-lembaga pemantau dari Rusia tetapi ikut-ikutan dengan Pak Prabowo menggunakan jet pribadi di mana letak independensinya," kata juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Sandi Ace Hasan Syadzily saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 30 Mei 2019.
 
Baca: Sandi: Prabowo Biasa Berobat ke Eropa

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua WNA Rusia ini pernah diundang DPR sebagai utusan untuk memantau jalannya Pemilu Serentak 2019. Namun, dua orang ini tidak memenuhi undangan DPR.
 
Ace menilai Prabowo sebaiknya menjelaskan perihal kepergiaannya itu kepada publik. Apalagi, mantan Danjen Kopassus itu bertolak dengan WNA yang memiliki jabatan penting negara asalnya.
 
Kepergian Prabowo dibenarkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. Namun, mereka menyebut Prabowo bertolak ke Austria untuk mengecek kesehatan.
 
"Saya kira hal tersebut tentu menambah kecurigaan publik dan spekulasi masyarakat," ujar Ace.
 
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bertolak ke Austria bersama empat warga negara asing (WNA) dua di antaranya asal Rusia bernama Mikhail Davzdov WN Rusia, Anzhelika Butaeva. Dua WNA Rusia itu diketahui berstatus sebagai pemantau pemilu 2019.
 
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon menjelaskan dua WNA Rusia itu pernah diundang DPR sebagai pemantau Pemilu 2019. Namun, dua orang tersebut tidak hadir.
 
Baca: BPN Bantah Libatkan Asing Intervensi Pemilu 2019
 
Fadli menilai kebersamaan Prabowo dengan dua WNA dari Sekretariat Parlemen Rusia hal yang biasa. Prabowo punya urusan pribadi karena ada pertalian pertemanan.
 
"Biasa-biasa aja ya. Perkawanan-perkawanan itu kan biasa saja. Cuma kalau kali ini saya kira urusan pribadi, urusan biasa," ujar Fadli.

 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif