Juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria - MI/M Irfan.
Juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria - MI/M Irfan.

Indeks Persepsi Korupsi Senjata Prabowo-Sandi di Debat Perdana

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
Whisnu Mardiansyah • 04 Januari 2019 08:02
Jakarta: Juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria telah menyiapkan strategi menghadapi debat perdana 17 Januari nanti. Isu yang menjadi fokus masalah pemberantasan korupsi.
 
"Indeks Persepsi Korupsi (IPK) jelas bahwa di zaman Pak Jokowi jelek nilainya terkait masalah korupsi. Harusnya kan presidennya bisa tingkatan IPK lebih baik. Faktanya kan lebih jelek," kata Riza saat dihubungi Medcom.id, Kamis 3 Januari 2018.
 
Isu korupsi ini akan menjadi senjata untuk diklarifikasi ke calon petahana. Peran aparat penegak hukum dinilainya belum maksimal dalam upaya pemberantasan korupsi. KPK masih menjadi aktor tunggal pemberantasan korupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Padahal kita berharap jangan semua KPK. KPK bersifat sementara harapannya permanen itu Kejaksaan dan Kepolisian. Dan juga bisa mengatasi masalah pemberantasan korupsi," jelas Riza.
 
Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, tak salah Prabowo menyebut kasus korupsi sudah kronis. Seharusnya, pemerintah melakukan terobosan-terobosan instrumen kekuasan kewenangan yang dimiliki.
 
(Baca juga:Kubu Prabowo Santai Hadapi Isu HAM di Debat)
 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah memutuskan lima tema debat pada Pilpres 2019. Keputusan itu disepakati oleh KPU bersama tim kampanye paslon capres-cawapres nomor urut 01 dan 02.
 
"Debat pertama mengenai Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), korupsi, terorisme. Kedua, energi dan pangan, Sumber Daya Alam dan lingkungan hidup, infrastruktur," beber Ketua KPU Arief Budiman, di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Desember 2018.
 
Kemudian debat ketiga mengenai pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan kebudayaan. Tema debat keempat, ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, dan hubungan Internasional.
 
"Debat kelima, ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, perdagangan dan industri," imbuh Arief.
 
(Baca juga:SBY Poles Prabowo untuk Debat Capres)
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif