Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla
Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla

KPU Optimistis Berada di Jalur Kemenangan

Pemilu Sidang Sengketa Pilpres 2019
Faisal Abdalla • 26 Juni 2019 11:11
Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutus sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, Kamis, 27 Juni 2019. KPU optimistis gugatan yang diajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, akan ditolak MK.
 
"Kalau soal optimisme keputusan yang kami tetapkan terhadap hasil perolehan suara, tentu kami yakini keputusan itu benar, sudah kita putuskan, dan sudah kita tetapkan," kata Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2019.
 
Evi mengatakan KPU melaksanakan proses rekapitulasi penghitungan suara sesuai mekanisme yang ada. Semua itu telah dijelaskan oleh KPU dalam sidang sengketa PHPU pilpres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPU telah resmi menetapkan hasil rekapitulasi nasional perolehan suara Pemilu 2019 dalam Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 987/PL.01.8-KPT/06/KPU/V/2019 tentang Penetapan Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota. Dalam SK tersebut, pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 (55,50 persen) suara, sedangkan Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 (44,50 persen) suara.
 
Kubu Prabowo kemudian menolak hasil penetapan KPU. Mereka menggugat hasil penetapan KPU ke MK dengan membawa sejumlah dalil kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), serta menyodorkan penghitungan suara versi mereka.
 
Baca:Bukti Kecurangan TSM Kubu Prabowo Dinilai Tak Kuat
 
Dalam dalil permohonannya, kubu Prabowo menyebut ada 22.034.193 data pemilih siluman yang dimanfaatkan untuk menggelembungkan suara paslon 01. Kubu Prabowo menilai perolehan suara pilpres mereka adalah 63.573.169 suara (48 persen) dan Paslon 02 68.650.239 suara (52 persen).
 
Evi yakin dalil tersebut tak bisa dibuktikan. Dia juga optimistis MK tak akan mengabulkan gugatan kubu Prabowo.
 
"Kita optimis apa yang dituduhkan kepada kita tidak benar dan tidak terbukti di MK. Sehingga kita optimis penetapan perolehan suara oleh KPU akan dikuatkan oleh MK," ujarnya.
 
Di sisi lain, Evi menyampaikan tak ada persiapan khusus yang dilakukan KPU dalam menghadapi sidang putusan besok. KPU menyerahkan seluruh keputusan kepada Mahkamah dan siap menindaklanjuti apa pun putusan MK.
 
"KPU tentu berharap semua pihak bisa menerima putusan MK. Termasuk KPU sendiri, kami tentu akan menindaklanjuti putusan MK karena itu kan wajib dan mengikat," ujarnya.
 
Pembacaan putusan sengketa PHPU Pilpres 2019 dipercepat. MK menjadwalkan pembacaan putusan pada Kamis, 27 Juni 2019, pukul 12.30.
 
MK juga telah melayangkan surat pemberitahuan pengajuan jadwal sidang putusan PHPU Pilpres 2019. Surat diberikan kepada peserta sidang.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif