Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Tujuh Komisioner KPU Hadir Sidang Perdana Sengketa Pilpres

Pemilu Sidang Sengketa Pilpres 2019
Faisal Abdalla • 14 Juni 2019 07:55
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan seluruh jajaran komisioner bakal hadir di sidang pendahuluan sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). Tujuh komisioner KPU siap mematahkan dalil-dalil yang diajukan kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
"Nanti seluruh komisioner akan hadir ke MK," kata Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi di Gedung KPU, Jakarta, Kamis, 14 Juni 2019.
 
Pramono mengatakan kemungkinan tak semua komisioner KPU bisa masuk ke dalam ruang sidang karena keterbatasan kapasitas ruangan. Namun dia menegaskan seluruh komisioner akan tetap hadir menyaksikan jalannya persidangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita ingin setidaknya ingin memberi pesan bahwa kami bertujuh itu solid dan kompak dalam menyampaikan jawaban dan membantah tuduhan-tuduhan yang disampaikan," ujar Pramono.
 
Pramono menambahkan pihaknya sudah menyerahkan jawaban tertulis atas dalil-dalil yang diajukan kubu Prabowo ke MK. KPU juga sudah menyerahkan alat bukti dalam 272 boks kontainer untuk memperkuat jawaban tersebut.
 
(Baca juga:KPU Buktikan Keseriusan Lewat 272 Boks Kontainer Alat Bukti)
 
Dia menyebut bukti-bukti yang diserahkan ke MK di antaranya salinan formulir C1 dari tingkat TPS, DA 1 dari kecamatan, DB 1 dari kabupaten, DC 1 dari provinsi, hingga DD1 dari KPU Pusat. Formulir-formulir tersebut merupakan catatan rekapitulasi dan penghitungan suara di setiap level.
 
Sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Presiden (Pilpres) digelar hari ini, Jumat, 14 Juni 2019. Sidang rencananya akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB.
 
Juru Bicara MK Fajar Laksono mengatakan agenda sidang memeriksa kelengkapan dan kejelasan permohonan pemohon. Adapun pemohon dalam hal ini ialah capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
"Setelah kemarin menyerahkan permohonannya kemudian di registrasi di dalam sidang itu pemohon diberikan kesempatan untuk menyampaikan pokok-pokok permohonannya di depan persidangan," kata Fajar di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Juni 2019.
 
Fajar mengatakan, di muka persidangan, pemohon nantinya akan menyampaikan pokok permohonan di depan pihak terkait, dalam hal ini pihak capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Kemudian termohon yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak pemberi keterangan ialah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif