Komisioner KPU Hasyim Asyari. (Foto: MI/Bary Fathahilah)
Komisioner KPU Hasyim Asyari. (Foto: MI/Bary Fathahilah)

Sengketa Pileg Didominasi Perselisihan Hasil Perolehan Suara

Pemilu sengketa pileg Sidang Sengketa Hasil Pileg 2019
Kautsar Widya Prabowo • 09 Juli 2019 15:24
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut sebagian besar gugatan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pemilu legislatif (Pileg) 2019 adalah perselisihan hasil suara. Hal itu terjadi di semua tingkatan DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten kota, dan DPD.
 
Komisioner KPU Hasyim Asyari menjelaskan pemohon dalam memperkarakan perselisihan turut meminta diadakannya pemungutan suara ulang.
 
"Istilahnya itu minta kembalikan suaranya. Tapi caranya bagaimana? Lalu istilahnya itu minta pemilu ulang," ujar Komisioner KPU Hasyim di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ada juga pemohon yang meminta dilakukannya penghitungan ulang hingga rekapitulasi ulang. Beragam jenis perkara itu tergantung permasalahan yang ditemukan pihak pemohon.
 
Baca juga:NasDem Sengketakan Pileg di Empat Provinsi
 
"Kalau mereka ada di level TPS ya permohonannya bisa suara ulang, bisa penghitungan suara ulang tapi kalau di tingkat kecamatan, kabupaten, dan seterusnya bisa saja mintanya rekapitulasi suara," tuturnya.
 
Informasi yang dihimpun Medcom.idmelalui laman mkri.id, sidang hari ini dijadwalkan pada pukul 08.00 WIB, 10.30 WIB, 13.30 WIB, 14.00 WIB dan 16.00 WIB. Pada persidangan perdana, sebanyak 64 perkara yang telah teregistrasi akan disidangkan.
 
Sidang PHPU legislatif akan berlangsung 9 hingga 12 Juli 2019. Kemudian, sidang pemeriksaan akan digelar pada 15 sampai 30 Juli 2019. Sementara itu, pembacaan putusan hasil PHPU legislatif diagendakan pada 6 hingga 9 Agustus 2019.

 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif