Jakarta: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Arsul Sani meminta politikus Partai Demokrat Andi Arief fokus terhadap kasus narkoba yang menjeratnya. Hal ini merespons kicauan terbaru Andi Arief soal tudingan logistik surat suara.
"Mas Andi Arief ini fokuslah dengan kasus narkobanya itu," kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2019.
Terkait tudingin soal logistik surat suara, Arsul menyarankan Andi Arief atau Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengadukan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bila ada hal-hal terkait Pemilu yang mencurigakan. Pun andai melanggar secara pidana, Andi maupun BPN Prabowo-Sandi bisa melaporkannya ke polisi agar ditindaklanjuti.
"Dan kemudian baru disampaikan kepada masyarakat," ujarnya.
Baca juga:
Program Prabowo-Sandi Mengawang
Menurut Arsul, bila informasi yang belum jelas kebenarannya gampang disebar di media sosial, justru akan menimbulkan keresahan bagi publik. Sikap itu juga dinilai tidak akan memunculkan solusi.
"Diskursus itu justru ada ujaran kebencian, dan kemudian dikembangkan juga fitnah dan lain sebagainya itu," ujarnya.
Sebelumnya, Andi Arief berkicau di Twitter terkait gambar penurunan logistik pemilu. Melalui akun Twitter @AndiArief__ meminta penjelasan KPU terkait gambar tersebut.
"Ini sudah dilaporkan ke KPU melalui seorang wartawan. KPU meminta membantu mencari data tentang ini, kapan dan di mana. Tugas KPU dan kita semua mencari kebenaran," kicau Andi.
Baca juga:
Henry Yoso: UU Narkotika Wajib Direvisi
Kicauan Andi ini ditanggapi beragam oleh warganet. Tak sedikit yang menuding Andi sedang berusaha menggiring opini publik terkait distribusi logistik Pemilu. Sebab, ganbar kontainer yang diduga memuat logistik Pemilu itu bertuliskan huruf asing.
"Pasti yang curiga pada bilang itu truk Cina bawa surat yang sudah dicoblos, padahal jelas tulisannya Jepang dan biasa saja truk bekas Cina atau Jepang ada di Indonesia. Truk KPU jelas dikawal polisi soalnya bawa logistik, Susah emang kalau lawan orang curigaan mulu," ujar @IbrahimCholid, seorang warganet.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((MEL))