Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal - Medcom.id/ Fachri Audhia Hafiez
Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal - Medcom.id/ Fachri Audhia Hafiez

PKS Putuskan Terus Ikuti Langkah Prabowo

Pemilu pilpres 2019
Kautsar Widya Prabowo • 29 Juni 2019 02:15
Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menentukan arah politiknya usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka memutuskan tetap bersama Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia kedepannya.
 
"Kami tidak akan meninggalkan Pak Prabowo dan tidak akan meninggalkan (Partai) Gerindra. Kami akan selalu bersama," ujar Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai PKS Mustafa Kamal, di Media Center Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Juni 2019.
 
Baca juga:Koalisi Adil Makmur Prabowo-Sandi Resmi Bubar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia berharap setiap parpol yang tergabung dalam koalisi adil dan makmur dapat ikut mengikuti langkahnya. Meski usai dibubarkannya BPN 02, setiap parpol pengusung dibebaskan untuk menentukan arah politiknya.
 
Kedepannya Mustafabersama Partai Gerindra juga telah memiliki sejumlah kontrak politik dalam menjalankan agenda-agenda politik. Hal tersebut menjadi salah satu perbicangan yang disikapi oleh partai pengusung atau kaukus, dalam pertemuan internal.
 
"Mudah-mudahan ke depan ini bisa kita bangun terus melalui kaukus yang telah tadi disepakati. Yang paling penting koalisi yang sifatnya gagasan, bukan koalisi pragmatis dalam rangka pilpres dan membentuk pemerintahan," tuturnya.
 
Baca juga:Prabowo Akan Merealisasikan Janji Politik Melalui Parlemen
 
Mustafamemastikan dalam menjalankan posisi sebagai partai oposisi akan betul-betul memperhatikan aspirasi dari masyarakat. Karena peran dari opisi begitu penting dalam perpolitikan di Indonesia.
 
"Konsistensi merupakan barang langka dalam perpolitikan indonesia. Kami akan belajar bersikap konsisten menyuarakan aspirasi rakyat dan agenda politik yang kami gulirkan di masyarakat," tuturnya.
 
Lebih lanjut, sikap PKS tersebut diyakini telah disetujui oleh jajaran pengurus hingga anggota partai. Mereka telah setuju menjalankan fungsi penyeimbang bagi demokrasi.
 
"Kami lihat, fungsi ini perlu diambil dan tidak kalah mulia. Sekali lagi, jangan dikalahkan dengan politik transaksional. kritik-kritik pada pemerintahan hari ini, bisa dijawab oleh pemerintah ke depan untuk kebaikan indonesia," pungkasnya.
 


 

(BOW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif