KPU: Tujuh Eks Napi Korupsi Nyaleg untuk DPR RI
Ilustrasi surat suara/Medcom.id
Jakarta:Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat eks napi korupsi mendaftar sebagai bakal calon anggota DPR bertambah. Sebelumnya, KPU menemukan lima eks koruptor mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.

"Kami baru mendapatkan tujuh orang (bakal) caleg yang merupakan mantan narapidana korupsi. Itu di tingkat DPR ya," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantornya, Rabu 1 Agustus 2018.


Wahyu enggan menyebut siapa dan parpol mana yang mengusung bacaleg eks koruptor tersebut. Dia mengatakan tujuh bacaleg eks napi korupsi itu teridentifikasi sebelum masa perbaikan berkas bacaleg ditutup.

Baca: NasDem Tetap Coret Bacaleg Eks Koruptor

Wahyu tak ingin membuka identitas maupun parpol pengusung eks napi korupsi lantaran parpol karena kemungkinan sudah mengganti bacaleg bermasalah tersebut. Wahyu mengaku tak ingin melanggar aturan.

"KPU itu kan bekerja berdasarkan aturan. Sehingga kami sesuaikan bahwa pengumuman caleg-caleg nanti kan mulai pada saat ada daftar calon sementara (DCS). Kami tidak mau menyalahi aturan," tegas Wahyu.

Baca: MA Prioritaskan Sidang Perkara PKPU Larangan Eks Koruptor Nyaleg

Wahyu juga enggan berkomentar apakah parpol yang mencalonkan eks napi korupsi tersebut sudah mengganti calonnya. Namun, dia memastikan KPU menetapkan status tak memenuhi syarat (TMS) kepada bacaleg eks napi korupsi bila tak kunjung diganti.

"Sikap kita kalau parpol tidak mau ganti caleg-caleg yang TMS, maka konsekuensi logisnya adalah bacaleg-bacaleg itu ya TMS. Sudah kita pastikan dia tidak mungkin kita cantumkan dalam DCS. Karena dia enggak memenuhi syarat," tegas Wahyu.



(OJE)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id