Ilustrasi- sidang sengketa PHPU Pilpres di Mahkamah Konstitusi. MI/Susanto.
Ilustrasi- sidang sengketa PHPU Pilpres di Mahkamah Konstitusi. MI/Susanto.

Saksi PDIP Sebut Terjadi Penggelembungan Suara Perindo di Jambi Selatan

Pemilu sengketa pileg
Faisal Abdalla • 30 Juli 2019 11:21
Jakarta: PDI Perjuangan (PDIP) menyebut terjadi kecurangan dalam pemilu legislatif DPRD Kota Jambi daerah pemilihan (dapil) V. PDIP menuding terjadi penggelembungan suara untuk Partai Persatuan Indonesia (Perindo).
 
"Setelah saya cross check, ada selisih angka antara formulir C1 (hasil penghitungan suara di TPS) dan formulir DAA-1 (hasil rekap di tingkat kelurahan/desa)," kata saksi PDIP Arsat Bestari saat sidang perkara perselisihan hasil pemilu (PHPU) legislatif di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa, 30 Juli 2019.
 
Arsat mengaku berperan sebagai saksi mandat PDIP di rekapitulasi tingkat Kecamatan Jambi Selatan. Selisih suara dalam formulir C1 dan DAA-1 terjadi di TPS 53 Kelurahan The Hok dan TPS 4 Kelurahan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam formulir C1, perolehan suara Perindo di TPS 4 Pakuan Baru sebanyak 22 suara. Jumlah itu bertambah 1 suara menjadi 23 dalam formulir DAA-1.
 
Sementara di TPS 53 The Hok, Arsat menyebut dalam formulir C1 Perindo tak mendapatkan suara, namun dalam formulir DAA-1 suara Perindo tertulis 7 suara.
 
Baca: NasDem Protes 62 Ribu Surat Suara PSU Kuala Lumpur Tak Dihitung
 
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghadirkan panitia pemilihan Kecamatan (PPK) Jambi Selatan Husin. Husin membantah keterangan saksi PDIP.
 
"Saat rekapitulasi, kami menyalin C1 berhologram. Semua perolehan suaranya sama," ujarnya.
 
Husin mengatakan tak ada keberatan dari semua saksi parpol saat rekapitulasi suara TPS 4 Pakuan Baru di tingkat kecamatan. Husin juga membantah selisih suara seperti tudingan saksi PDIP.
 
Husim mengaku sempat ada keberatan yang diajukan Partai Perindo untuk TPS 53 The Hok. Partai Perindo mengaku kehilangan suara dalam formulir C1 hologram. PPK pun memutuskan membuka C1 plano.
 
"Setelah dibuka dan disaksikan bersama saksi dan Panwascam, itu memang ada suara Perindo 7," katanya.
 
Setelah pembukaan C1 Plano, petugas PPK memperbaiki formulir C1 hologram. Formulir itu kemudian diparaf dan disalin ke dalam formulir DAA-1.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif