Jakarta: Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menuturkan pidato politik Ketua Umum
PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai sebuah peringatan. Yakni, terkait potensi adanya kecurangan pada Pemilu 2024.
"Kalau membaca konteks, pernyataan Bu Mega itu bisa dimaknai dan mengarah pada putusan MK soal syarat capres dan cawapres yang dinilai terindikasi bagian dari kecurangan politik," kata Adi saat dikutip dari
Media Indonesia, Senin, 13 November 2023.
Adi menjelaskan setiap pemilu diwarnai dengan kecurangan. Namun, masalahnya kecurangan itu banyak yang tak terungkap.
"Itu warning bahwa di
Pemilu 2024 mendatang potensi kecurangan terbuka," ungkap dia.
Apalagi, belakangan publik diributkan soal putusan
Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap perkara Nomor 90 Tahun 2023. Banyak pihak menyebut putusan tersebut dianggap cacat moral.
Selain itu, muncul juga isu netralitas aparatur negara yang dipersoalkan menjelang pemilu 2024. Hal itu dinilai sebagai bagian dari potensi kecurangan.
"Termasuk soal netralitas aparatur negara sepertinya dinilai bagian dari potensi kecurangan di 2024 oleh Megawati," ujar dia.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((ABK))