Pengunjung melihat isuzu D-Max dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE BSD, serpong,  Tangerang,  Kamis (18/11/2021). Melonjaknya harga komoditas dan tumbuhnya permintaan global, berdampak pada penjualan D-Max
Pengunjung melihat isuzu D-Max dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE BSD, serpong, Tangerang, Kamis (18/11/2021). Melonjaknya harga komoditas dan tumbuhnya permintaan global, berdampak pada penjualan D-Max

Mobil Baru

Harga Komoditas Pecut Penjualan Isuzu D-Max

Ahmad Garuda • 18 November 2021 21:42
Komoditas sumber perkebunan dan sektor pertambangan di Indonesia, saat ini sedang mengalami peningkatan cukup tinggi. Bahkan dalam beberapa bulan ini, ikut mendongkrak penjualan di sektor otomotif. Bukan hanya segmen kendaraan komersial yang bersentuhan langsung dengan operasional perusahaan perkebunan dan pertambangan, tapi kendaraan penumpang juga ikut terdongkrak.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, pemulihan ekonomi nasional terus berlanjut setelah semakin membaiknya harga dan permintaan global, khususnya barang-barang komoditas Indonesia pada Agustus 2021. Contohnya, batu bara yang naik 11,04% (mtm) dan CPO sebesar 6,85% (mtm).
 
Chief Operation Officer (COO) PT Astra International Tbk-Isuzu Sales Operation (AI-ISO/Astra Isuzu) Yohanes Pratama menjelaskan, segmen kendaraan penumpang Astra Isuzu, khususnya Isuzu D-Max, ikut meningkat seiring melonjaknya harga komoditas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca Juga:
Personalisasi Hyundai Creta Sesuai Keinginan Konsumen, Tersedia 10 Paket Fitur
 
Bahkan, penjualan diyakini akan terus tumbuh dengan hadirnya wajah baru All New Isuzu D-Max 4x4 1.9L. Mobil pikap kabin ganda andalan Astra Isuzu ini resmi diluncurkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE-BSD City, Tangerang, Banten yang digelar 11-21 November 2021.
 
Penjualan Meningkat Drastis
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada September 2021, terjadi peningkatan penjualan signifikan untuk produk Isuzu D-Max baik whole sales maupun retail sales. Untuk whole sales Isuzu D-Max year to date (ytd) September 2021 tercatat meningkat 181,9%, sedangkan, retail sales (year to date) September 2021 tercatat naik 93,3%.
 
Teknologi Mesin Tangguh
Yohanes memaparkan, mobil tersebut memiliki sejumlah keunggulan dibanding kompetitor. Di antaranya mesin diesel commonrail RZ4E-TC yang lebih kompak berkekuatan 1.900 cc dengan teknologi blue power. Tenaga yang dihasilkan lebih besar, 150PS, tetapi lebih efisien dalam pemakaian bahan bakar. Memboyong transmisi manual baru 6 tingkat percepatan, torsi besar, dan RPM rendah (35.7/1.800-2.600).
 
 

Keunggulan lainnya, adalah dilengkapi teknologi turbo desain baru yang diatur secara elektrik (electric control VGS turbo charger) dan dibekali tangki bahan bakar berkapasitas 76 liter. Menurut Yohanes, hal itu jelas semakin bisa menguntungkan bisnis konsumen. Mobil yang mereka tawarkan hadir dengan tiga varian dengan harga mulai dari Rp 363,6 juta hingga Rp 459,8 juta.
 
Yohanes mengatakan, sektor pertambangan, perkebunan, dan kehutanan sangat membutuhkan dukungan kendaraan operasional yang tangguh, mumpuni, dan hemat bahan bakar. Oleh karena itu, kehadiran varian baru produk mereka diharapkan dapat menjawab kebutuhan ketiga sektor tersebut. Tentu agar kontribusi lebih besar lagi bagi ekonomi nasional.
 
Ketersediaan Komponen
Pihaknya juga menyiapkan rotasi part yang bisa diakses oleh customer untuk mendukung kelancaran operasional kerja mereka di lokasi yang jauh dari kota.
 
Baca Juga:
Bedah Teknologi T Intouch Berbasis Telematika
 
Saat menjual mobil tersebut, Astra Isuzu juga memberi solusi tuntas melalui kemudahan soal service dan sparepart on site atau di lokasi kerja perusahaan konsumen. “Keunggulan Astra Isuzu, kami memiliki jaringan dan kualitas layanan dari seluruh dealer di seluruh wilayah Indonesia,” tutur dia.
 
Terkait proyeksi penjualan, Yohanes Pratama mengatakan, pihaknya enggan bermuluk-muluk. Pihaknya berharap penjualan D-Max terbaru ini bisa di kisaran 200 unit per bulan.
 
Saat membuka GIIAS 2021, Airlangga Hartarto mengatakan, naiknya harga komoditas juga memicu lonjakan penjualan otomotif. Ia memperkirakan, penjualan otomotif tahun ini bisa menembus angka 850.000 unit, jauh di atas angka tahun lalu yang sekitar 530.000 unit. Industri otomotif juga bisa memanfaatkan peluang kenaikan harga CPO dengan mengadopsi program menekan perubahan iklim.
 
 

Sementara itu, Regional Manager Wilayah Sumbagut, Sumbagsel, dan Jawa Barat Astra Isuzu Irwan Nawir mengakui, harga komoditas perkebunan dan tambang terus melonjak. Seperti di wilayah Sumatera yang ia tangani, peningkatan komoditas perkebunan dan tambang dari kuartal kedua hingga ketiga mencapai 20-30 persen.
 
Peningkatan itu jelas mendongkrak penjualan kendaraan komersial pengangkut barang komoditas. Dampak tidak langsungnya juga dirasakan segmen mobil penumpang, sebagai kendaraan supporting operasional, terutama untuk mengangkut pegawai ke lokasi tambang ataupun perkebunan.
 
“Saat produksi meningkat, tentu butuh supporting yang besar untuk membawa orang atau manajer ke site. Makanya, di Astra Isuzu, untuk kendaraan supporting ini seperti D-Max, terjadi peningkatan 10-15 persen,” ujar Irwan.
 
(UDA)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif