Ekspresi kesedihan Neymar usai PSG kalah dari Bayern Muenchen di final Liga Champions 2019/2020 (Foto: Twitter)
Ekspresi kesedihan Neymar usai PSG kalah dari Bayern Muenchen di final Liga Champions 2019/2020 (Foto: Twitter)

Gara-gara Typo, Neymar Jadi Bahan Olok-olok di Twitter

Olahraga soccertainment twitter neymar paris saint germain Final Liga Champions 2019/2020
Achmad Firdaus • 24 Agustus 2020 16:09
Kesedihan Neymar di laga final dini hari tadi memang cukup beralasan. Setidaknya, ada dua alasan kuat yang membuat Neymar tak kuasa menahan kesedihannya. Pertama, karena ia gagal membawa PSG merebut titel perdana di Liga Champions. Yang kedua, ia memiliki dua peluang emas di pertandingan tersebut, yang gagal dikonversinya menjadi gol.
 
Peluang pertama didapatnya pada menit ke-17 di mana tendangannya masih bisa digagalkan Manuel Neuer yang melakukan dua penyelamatan gemilang dalam satu momen.
 
Peluang emas kedua --dan terakhir--- didapat Neymar pada masa injury time. Menerima umpan Klyian Mbappe, tendangan Neymar gagal dibelokkan ke gawang oleh Jean-Eric Maxim Choupo-Moting yang berdiri di muka gawang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akibat kekalahan ini, PSG harus menunda mimpinya menjadi tim kedua asal Prancis yang sukses meraih titel Liga Champions. Sejauh ini, baru Olympique Marseille, wakil Prancis yang sukses jadi juara di kompetisi paling elite Eropa tersebut. Marseille jadi juara di musim 1992/1993 usai menaklukkan AC Milan 1-0 di final.
 
 
(ACF)
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif