Ekspresi kesedihan Neymar usai PSG kalah dari Bayern Muenchen di final Liga Champions 2019/2020 (Foto: Twitter)
Ekspresi kesedihan Neymar usai PSG kalah dari Bayern Muenchen di final Liga Champions 2019/2020 (Foto: Twitter)

Gara-gara Typo, Neymar Jadi Bahan Olok-olok di Twitter

Olahraga soccertainment twitter neymar paris saint germain Final Liga Champions 2019/2020
Achmad Firdaus • 24 Agustus 2020 16:09
Lisbon: Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin peribahasa ini cocok untuk menggambarkan perasaan Neymar da Silva Jr. saat ini. Sudah timnya kalah di final Liga Champions, sekarang ia jadi bahan olok-olok di twitter.
 
Neymar jadi sorotan usai Paris Saint Germain (PSG) kalah 0-1 dari Bayern Muenchen pada final Liga Champions 2019/2020, Senin 24 Agustus dini hari tadi. Gol tunggal Kingsley Coman pada babak kedua memaksa PSG harus mengubur impian merebut trofi Liga Champions pertamanya.
 
Neymar pun tak kuasa menahan rasa sedihnya usai wasit asal Italia, Daniele Orsato meniup peluit akhir pertandingan. Megabintang Brasil itu terlihat menangis sesegukan sampai harus dihibur oleh rekan setim, hingga para pemain Muenchen.
 
Bahkan, Direktur Olahraga PSG, Leonardo Araujo sampai turun tangan untuk membujuk Neymar --yang menangis di bench pemain-- agar mau kembali ke lapangan untuk menerima pengalungan medali perak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Neymar akhirnya bisa menerima kenyataan gagal mengantar PSG juara Liga Champions 2019/2020. Ia pun coba legowo dan memberikan ucapan selamat kepada Bayern Muenchen via media sosial, twitter.
 
Apesnya, mungkin karena belum sepenuhnya bisa menerima kekalahan. Ucapan selamat yang ditulis Neymar justru ada salah ketik atau typo. Ia bukannya memberikan ucapan selamat kepada Bayern, tapi Bayer --yang notabene identik dengan Bayer Leverkusen--.
 
"Kekalahan adalah bagian dari olahraga. Kami sudah melakukan segalanya, kami sudah berjuang sampai titik akhir. Terima kasih atas dukungan dan kasih sayang kalian. Dan selamat kepada BAYER," demikian cuitan Neymar.
 
Sontak, kesalahan tulis ini langsung mengundang reaksi dari netizen. Salah satunya dari kubu Bayer Leverkusen. Lewat akun twitter resminya, pihak Leverkusen mengolok-olok Neymar di kolom komentar.
 
"Terima kasih @neymarjr. Saya tidak tahu mengapa Anda memberikan ucapan selamat kepada saya, karena saya sedang liburan dan bermain (game) FIFA.. tapi terima kasih," demikian cuitan akun resmi Bayer Leverkusen (@bayer04_es).
 
Sampai artikel ini dipublikasikan, cuitan Neymar tersebut sudah mendapatkan komentar lebih dari 22 ribu, di reetwet sebanyak 70 ribu dan disukai oleh lebih dari 550 ribu pengikutnya.
 
Kesedihan Neymar di laga final dini hari tadi memang cukup beralasan. Setidaknya, ada dua alasan kuat yang membuat Neymar tak kuasa menahan kesedihannya. Pertama, karena ia gagal membawa PSG merebut titel perdana di Liga Champions. Yang kedua, ia memiliki dua peluang emas di pertandingan tersebut, yang gagal dikonversinya menjadi gol.
 
Peluang pertama didapatnya pada menit ke-17 di mana tendangannya masih bisa digagalkan Manuel Neuer yang melakukan dua penyelamatan gemilang dalam satu momen.
 
Peluang emas kedua --dan terakhir--- didapat Neymar pada masa injury time. Menerima umpan Klyian Mbappe, tendangan Neymar gagal dibelokkan ke gawang oleh Jean-Eric Maxim Choupo-Moting yang berdiri di muka gawang.
 
Akibat kekalahan ini, PSG harus menunda mimpinya menjadi tim kedua asal Prancis yang sukses meraih titel Liga Champions. Sejauh ini, baru Olympique Marseille, wakil Prancis yang sukses jadi juara di kompetisi paling elite Eropa tersebut. Marseille jadi juara di musim 1992/1993 usai menaklukkan AC Milan 1-0 di final.
 
 
(ACF)
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif