SK Kemenkumham akhiri dualisme kepengurusan DPP GMNI. Dok. Istimewa
SK Kemenkumham akhiri dualisme kepengurusan DPP GMNI. Dok. Istimewa

SK Kemenkumham Akhiri Kabar Dualisme Kepengurusan DPP GMNI

Achmad Zulfikar Fazli • 16 September 2020 21:50

Arjuna memastikan kader GMNI siap mengikuti perubahan ekonomi-politik dunia yang dimotori oleh revolusi industri 4.0 yang bersifat exponential dan disruptive. Perubahan yang sedang berlangsung ini menempatkan bangsa-bangsa, termasuk Indonesia berada di persimpangan jalan antara kesadaran dunia lama yang existing dan membangun kesadaran baru yang sangat berbeda dari yang sebelumnya.
 
Arjuna mengatakan pandemi global memicu perubahan besar-besaran dan menjadi katalisator bagi berlangsungnya revolusi industri keempat tersebut. “Kesadaran baru ini harus dibangun sedini mungkin tidak sekadar menyambut manfaat dari kehadiran teknologi baru, tetapi yang lebih utama untuk kemaslahatan bangsa Indonesia," ujar dia.
 
Kader GMNI, lanjut dia, akan memilih jalan intellectual movement yang bertugas melakukan kegiatan untuk membangun masyarakat yang sadar politik. Hal ini dilakukan GMNI di tengah kebuntuan ilmu-ilmu sosial dalam membedah permasalahan untuk mencari dan menemukan solusi jalan keluar.

“Artinya, GMNI harus menjadi juru pikir dan juru bicara zaman baru. Bukan juru pukul atau tukang gebug," ujar dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>