Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Partisipasi Publik Dinilai Penting Demi Legitimasi Penjabat Kepala Daerah

Nasional pemilu Kepala Daerah Pemilu 2024 Penjabat kepala daerah
Antara • 11 Mei 2022 18:33
Jakarta: Pemerintah diminta transparan dan terbuka terhadap partisipasi publik dalam memilih penjabat kepala daerah. Partipasi publik untuk memperkuat legitimasi mereka yang terpilih.
 
Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Armand Suparman menyebut partisipasi publik tidak dimaksudkan sebagai pemilihan. Melainkan publik bisa memberikan penilaian dan masukan terkait calon penjabat.
 
"Partisipasi dalam arti, publik tidak ikut memilih tetapi yang kita maksudkan adalah memberikan catatan, masukan atas bakal calon atau calon-calon yang disiapkan Kemendagri untuk penjabat gubernur dan yang disiapkan gubernur untuk penjabat bupati atau wali kota," kata Suparman kepada wartawan, Rabu, 11 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Armand menegaskan catatan dan masukan dari publik membantu pemerintah. Bahkan, masukan itu menjadi catatan pemerintah dalam menentukan figur penjabat.
 
"Dengan demikian, yang diharapkan sebenarnya adalah ketika ada catatan terkait dengan legitimasi para penjabat oleh beberapa pihak atau pakar, partisipasi itu bisa mengisi ruang kosong yang ada," ujar Armand.
 
Baca: Pemerintah Didesak Transparan dalam Pengisian Penjabat Kepala Daerah
 
Tak hanya itu, kata dia, partisipasi publik dapat membantu menghasilkan penjabat kepala daerah terpilih yang berkompeten. Penjabat kepala daerah terpilih harus berkompeten karena mereka akan menghadapi beberapa tantangan dalam melaksanakan tugasnya, di antaranya merespons kebijakan pemerintah pusat dan pemulihan ekonomi pascapandemi covid-19.
 
"Yang kita butuhkan adalah penjabat kepala daerah yang kompeten, berkapasitas, dan berintegritas," ujar Armand.
 
Gelombang pertama penjabat kepala daerah akan mulai bertugas di pertengahan Mei 2022 dengan jumlah 101 orang untuk memimpin di lima provinsi, enam kota, dan tiga kabupaten. Sementara itu, pada 2023 ada 171 penjabat kepala daerah yang akan bertugas.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif