Mobil Arteria Dahlan menggunakan pelat nomor polisi diparkir di Gedung DPR. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Mobil Arteria Dahlan menggunakan pelat nomor polisi diparkir di Gedung DPR. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Rentetan Masalah Pelat Nomor Kendaraan Milik Arteria Dahlan, Sampai Tunggakan Pajak

Cindy • 22 Januari 2022 10:52
Jakarta: Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan menjadi sorotan publik karena menggunakan pelat nomor kendaraan khusus dinas Polri. Pelat khusus itu bernomor 4196-07 yang digunakan pada kelima kendaraan miliknya. 
 
Kasus bermula ketika Arteria memarkir lima mobil miliknya di parkiran Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan. Yang menjadi pertanyaan, kelima mobil mewah itu menggunakan pelat nomor kendaraan yang sama. 
 
Pantauan Medcom.id, pelat nomor kelima mobil itu berwarna hitam dengan bis kuning. Pada mobil juga terdapat lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
 
Kelima mobil itu berbeda merek. Sebanyak dua mobil merek Mitsubishi Grandis dan Mitsubishi Pajero warna hitam. Kemudian, dua lainnya bermerek Toyota Fortuner berwarna putih dan Toyota Vellfire warna hitam. Sedangkan, satu mobil lainnya bermerek Nissan X-Trail warna putih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Arteria Dahlan Disebut Bisa Punya Pelat 4196-07 Atas Pertimbangan Polri
 
Ketua Ombudsman RI Mochamad Najid menyebut penggunaan pelat nomor polisi milik Arteria Dahlan melanggar aturan. Pelat bernomor 4196-07 itu khusus untuk anggota Polri bukan anggota dewan.
 
"Tidak boleh digunakan orang yang tidak dinas di institusi tersebut, baik Polri, TNI, dan sejenisnya," kata Ketua Ombudsman RI Mochamad Najih saat dikonfirmasi, Jumat, 21 Januari 2022.
 
Najih menegaskan pelat khusus diberikan kepada Polri/TNI untuk menjalankan tugas dinas. Sama halnya seperti mobil pemerintah yang berpelat merah.
 
Dia juga menekankan penggunaan pelat khusus Polri yang dipakai lebih dari satu kendaraan. Dia menilai Polri harus bertanggung jawab atas penggunaan pelat khusus tersebut. Apalagi, jika Polri terbukti memberikan diskresi kepada wakil rakyat itu.
 
"Ini ada potensi maladministrasi di kepolisian, kalau terbukti memberikan register atas nama yang bersangkutan," ujar Najih.
 
Baca: DPR Tak Tahu Asal Pelat Nomor Polisi Arteria

Polisi: pelat bernomor 4196-07 hanya untuk Mitsubishi Pajero Sport

Arteria Dahlan sempat mengakui pelat nomor 4196-07 berlogo Polri itu adalah pelat nomor palsu. Politikus PDIP itu merasa tidak salah karena pelat nomor itu hanya digunakan saat diparkir di DPR. 
 
"Bukan pelat asli, itu semua tatakan dasar. Nanti kalau mau saya pakai, bisa saya pakaikan pelat DPR yang RF, kalau mobil jalan kan saya pakai pelat RF," kata Arteria kepada Medcom.id. 
 
Dikonfirmasi terpisah, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan memastikan nomor pelat 4196-07 memang milik Arteria Dahlan. Namun, nomor pelat dinas Polri itu hanya teregistrasi untuk satu kendaraan saja. 
 
"Berdasarkan hasil pendataan di bagian Invent Biro Pal Slog Polri untuk nomor polisi 4196-07 diperuntukkan Mitsubishi Pajero Sport Dakar dengan atas nama pemilik Arteri Dahlan/DPR RI," kata Ramadhan. 
 
Baca: Penggunaan Pelat Polri di Mobil Arteria Dahlan Dinilai Melanggar Aturan

Mobil Arteria Dahlan tunggakan pajak hingga Rp10,8 juta

Salah satu mobil Arteria Dahlan yang terparkir di parkiran Kompleks Senayan itu ternyata sudah menunggak pajak selama 16 bulan. Hal ini berdasarkan laman situs resmi data kendaraan dan pajak kendaraan bermotor Pemprov DKI Jakarta. 
 
Mobil merek Nissan Terra dengan pelat B 1*** TJS belum membayar pajak sejak jatuh tempo pada 2 September 2020 lalu. Pajak kendaraan yang belum dibayarkan merupakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang harus dibayarkan setiap tahun. 
 
Sementara, PKB pokok yang harus dibayar Arteria Dahlan setiap tahunnya, yakni Rp8.669.000. Dengan adanya penunggakan pembayaran pajak, maka Arteria Dahlan diberi denda tambahan sebesar Rp2.146.300. Sehingga total tunggakan pajak yang harus dibayar politikus PDIP itu mencapai Rp10.815.300.
 
Baca: Anggota Dewan Diimbau Menggunakan Pelat Nomor DPR
 
(CIN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif