Peringatan Bulan Pancasila

Mendagri Ajak Masyarakat Mencontoh Pandawa

Anggi Tondi Martaon 03 Juli 2018 16:38 WIB
Berita Kemendagri
Mendagri Ajak Masyarakat Mencontoh Pandawa
Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto:Dok)
Jakarta: Dalam rangka memperingati Puncak Kegiatan Bulan Pancasila Tahun 2018, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar pementasan wayang kulit. Pamentasan yang didalangi Ki Anom Dwijo Kongko menceritakan Lakon Pandawa Manunggal.

Dalam kata sambutannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, pamentasan ini merupakan rangkaian acara yang digelar oleh pihaknya di berbagai daerah yang menjadi jejak sejarah lahirnya Pancasila.

"Wayangan ini dalam rangkaian bulan Bung Karno, di mana rangkaiannya diawali kemarin di Ende, NTT, untuk memperingati lahirnya Pancasila, kemudian gerak jalan untuk mendukung suksesnya Asian Games, malam ini wayangan. Syukuran juga dengan sukses lancarnya Pilkada, juga pembersihan tempat peninggalan Bung Karno di Bengkulu," kata Tjahjo dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Juli 2018.


Pementasan wayang dengan mengangkat lakon Pandawa Manunggal mengandung sisi pesan sangat tepat untuk menggambarkan Indonesia sebagai bangsa majemuk, terutama pentingnya kemanunggalan, rasa persatuan, dan ikatan persaudaraan. "Intinya, tentang kebhinnekaan dalam satu bangsa," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Selain itu, Tjahjo menginginkan agar masyarakat Indonesia mencontoh sikap Pandawa yang berjuang demi membela hak. Bukan untuk memperebutkan kekuasaan dan menghalalkan segala cara seperti yang dilakukan Kurawa.

"Apapun bangsa Indonesia ini  jangan seperti di pewayangan itu. Ada Pandawa, ada Kurawa. Semua Pandawa, semua ksatria, sepanjang ksatria itu mampu mengamalkan Pancasila. Setiap mengambil kebijakan, keputusan politik, apapun pusat maupun daerah kalau menjabarkan sila-sila dalam Pancasila, tentu dia ksatria Pandawa. Mari kita kompak, ini bangsa yang majemuk, tapi kita satu sebagai bangsa yang mempunyai kepribadian, kemandirian," ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arief Fakrulloh mengingatkan siapa pun di republik ini, bahwa Pancasila merupakan ideologi yang harus dipegang teguh oleh seluruh rakyat Indonesia. "Dari bangun tidur sampai bangun tidur lagi, atau dijabarkan dalam kehidupan sehari-hari. Pun dalam kehidupan  berbangsa dan bernegara. Dalam segala aspek, nilai Pancasila harus dibumikan," ucapnya.

Zudan menambahkan salah satu tugas pokok pemerintah, khususnya Kemendagri adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Khusus untuk Dukcapil, memberikan dokumen kependudukan kepada seluruh warga Indonesia tanpa diskriminasi. Ia pun berharap, seluruh pijak, khususnya Ki Dalang bisa ikut menyosialisasikan.

"Kemendagri terus akan menjaga nilai budaya luhur. Ini menjadi komitmen Kemendagri dari seluruh aspeknya. Semua warisan budaya nasional akan kita jaga," ujarnya.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id