Penandatangan perjanjian pemanfaatan aset Kilang Badak LNG. Foto: Medcom.id/ Anggi Tondi
Penandatangan perjanjian pemanfaatan aset Kilang Badak LNG. Foto: Medcom.id/ Anggi Tondi

LMAN dan Pertamina Sepakati Skema Baru Pengelolaan Kilang Badak LNG

Nasional lembaga manajemen aset negara (lman)
Anggi Tondi Martaon • 02 Januari 2019 10:53
Jakarta: Lembaga Manajemen Aset Negara (LAMN) dan PT Pertamina (Persero) menandatangani perjanjian pemanfaatan aset Kilang Badak LNG. Kerja sama tersebut merupakan pola baru pengelolaan aset.
 
Penandatanganan tersebut disaksikan lamgsung oleh Wakil Menteri Keuangan (Wemenkeu) Mardiasmo, Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DKN Kemenkeu) Isa Rachmatarwata, perwakilan Kementerian Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Pertamina (Persero), PT Badak NGL, serta tamu undangan lainya.
 
Melalui pola baru ini, risiko dalam pengelolaan aset tidak langsung dibebankan kepada negara, dalam hal ini Kementerian Keuangan sebagai pemilik aset.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertamina yang akan bertanggung jawab atas pemanfaatan aset, termasuk risiko," kata Direktur LMAN Rahayu Puspasari, usai penandatanganan perjanjian di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat, 28 Desember 2018.
 
Sebelumnya, perjanjian pengelolaan langsung dilakukan oleh LMAN dengan PT Badak NGL. Karena belum ada pihak yang bertanggung jawab terhadap risiko, maka instasi yang berada di bawah Ditjen Kekayaan Negara (DKN) Kemenkeu itu berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) memperbarui perjanjian pengelolaan aset.
 
"LMAN bersama Pertamina berkolaborasi meningkatkan pendayagunaan aset yang ada di sana," ujarnya.
 
Dengan disepakatinya perjanjian baru tersebut, LMAN memercayakan pengelolaan dan sharing risiko kepada PT Pertamina. Sedangkan, perjanjian operator pengelolaan aset dilakukan antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Badak NGL.
 
"Tadi sudah tanda tangan perjanjian (antara PT Pertamina dengan PT Badak NGL), langsung setelah LMAN dengan Pertamina," ujar Rahayu.
 
Sementara itu, Direktur Pemasaran Korporat PT Pertamina (Persero) Basuki Trikora Putra mengapresiasi telah dilibatkan sebagai mitra pengelolaan Kilang Badak LNG. Menurutnya, kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
 
"Sebagaimana tadi sudah disampaikan melalui Surat Menteri Keuangan Nomor 25 tanggal 20 Desember 2018, Menkeu menegaskan Pertamina menjadi mitra pengelolaan aktiva kilang LNG Badak dalam rangka menjamin kesinambungan dan ketahanan energi nasional," kata Basuki.
 
Basuki pun meminta dukungan seluruh pihak. Diharapkan, Pertamina dapat menjalankan tugas dan fungsinya semaksimal mungkin.
 
"Dan dengan penunjukkan pengelolaan ini, kami Pertamina mohon dukungan agar ini dapat kita lakukan dengan sebaik-baiknya agar bisa memaksimalkan pendapatan bagi bangsa dan negara," ujar dia.

 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif