Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Berita Populer Nasional, Beli Elpiji Pakai KTP hingga Kasus Lukas Enembe

Arga sumantri • 21 Januari 2023 06:56
Jakarta: Agen penjualan gas elpiji 3 kilogram di Yogyakarta menilai rencana penerapan kebijakan membeli gas bersubsidi dengan menunjukkan KTP menjadi persoalan rumit. Namun, rencana itu memang baik dan perlu dijamin ketersediaan stoknya.
 
Informasi ini jadi salah satu yang populer di kanal Nasional Medcom.id pada Jumat, 20 Januari 2023.
 
Sri Rahayu, salah seorang agen gas elpiji di Maguwoharjo, Kabupaten Sleman mengatakan pembelian dengan menunjukkan KTP itu kian rumit. Namun, ia mengatakan sudah ada pihak agen yang membatasi pembelian konsumennya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ning kene malah wes ono toko sik adol gas 3 kg kudu nganggo KK (kepala keluarga), dibatesi 2 tabung per KK (di daerah sini malah sudah ada penjual gas elpiji membatasi pembelian 2 tabung per KK,)," ujar Rahayu dihubungi, Jumat, 20 Januari 2023.

Baca selengkapnya di sini

Informasi populer lainnya soal perkembangan kasus yang menjerat Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe. Tim penasihat hukum Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe, Otto Cornelis (OC) Kaligis, menilai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mesti bertanggung jawab terhadap Lukas Enembe. Sebab, kliennya sedang mengalami sakit yang membutuhkan penanganan tak biasa.
 
"Kalau ada apa-apa yang bertanggung jawab Ketua KPK (Firli Bahuri)," kata OC Kaligis di kantornya kawasan Jakarta Pusat, Jumat, 20 Januari 2023.
 
Menurut OC Kaligis, kliennya sedang menderita sejumlah penyakit. Salah satu penyakit yang serius, yakni ginjal stadium lima.

Baca selengkapnya di sini

Berita populer lainnya soal penangkapan tersangka teroris. Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tiga tersangka teroris. Dua tersangka merupakan buron kelompok organisasi terlarang Condet yang telah dibubarkan.
 
"Nomor 2 dan 3 adalah DPO (daftar pencarian orang) penangkapan Maret 2021 pok (kelompok) organisasi yang telah dibubarkan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada Medcom.id, Jumat, 20 Januari 2023.
 
Kedua tersangka itu ialah ARH yang ditangkap di Jakarta Selatan dan SN yang ditangkap di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Keduanya berencana membuat bom untuk aksi teror.

Baca selengkapnya di sini


 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif