Melirik Animasi yang Mulai Diminati
Pembuatan animasi menggunakan teknik stop motion (Foto:Shutterstock)
Jakarta: Animasi merupakan salah satu jenis film yang memiliki banyak penggemar. Perkembangan animasi dari tahun ke tahun semakin pesat, termasuk di Indonesia. 

Dikutip Wikipedia, animasi pada awalnya dibuat dari berlembar-lembar kertas yang diputar sehingga menimbulkan kesan gambar bergerak.

Sejarah film animasi dimulai pada 1890, yakni dibuat pertama kali oleh Charles-Émile Reynaud. Dia merupakan penemu Praxinoscope, sebuah sistem gerakan yang menggunakan putaran dari 12 gambar. Pada 18 Oktober 1892, Reynaud memamerkan animasi dengan putaran dari 500 gambar di Musée Grévin di kota Paris, Prancis.


Tokoh dunia yang dianggap berjasa dalam mengembangkan film animasi adalah Walt Disney. Siapa tak kenal Mickey Mouse, Donald Duck, Pinokio, dan Putri Salju? Karya fenomenal tersebut lahir dari tangan Walt Disney. Dia pula yang pertama kali membuat film animasi bersuara melalui film Mickey Mouse yang diputar perdana di Steamboat Willie di Colony Theatre, New York,18 November 1928. Walt Disney juga yang pertama kali menciptakan animasi berwarna, Flower and Trees. Animasi ini diproduksi Silly Symphonies pada 1932.

Seiring perkembangan zaman, pembuatan animasi mulai dilakukan dengan bantuan teknologi. Maka muncul jenis animasi 2D dan 3D, yang biasanya diterapkan dalam bentuk film.

Penerapan teknologi dalam sebuah animasi ternyata berdampak pada nilai jual dari film itu sendiri. Bahkan, sebuah film animasi mampu meraih pendapatan hingga ratusan juta dolar.

Rekor pendapatan film animasi sejauh ini dipegang oleh Frozen. Film produksi Disney tahun 2013 itu membukukan pendapatan hingga USD1 miliar.

Dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi, tak heran animasi menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat, khususnya Indonesia. Meski perkembangan animasi di Indonesia tak sepesat negara lain, peminatnya di sini tak kalah banyak.

Sejumlah lembaga pendidikan pun mengakomodir dengan menawarkan pendidikan animasi. Salah satunya, Sekolah Menengah Kejuruan Raden Umar Said (SMK RUS) di Kudus, Jawa Tengah. Meski letaknya bukan di kota besar, RUS memiliki studio animasi bertaraf internasional dan didukung peralatan canggih. RUS pun menjadi percontohan bagi sekolah kejuruan lainnya di Tanah Air.

Terlibat dalam proyek film animasi, merupakan salah satu keuntungan seseorang yang menekuni bidang ini. Selain menjanjikan penghasilan, skill ini juga membanggakan.

Apakah Anda termasuk yang piawai mengolah animasi? Yuk, tampilkan karya Anda pada ajang Video & Blog Competition. Selain menambah daftar portfolio Anda, dengan mengikuti kompetisi ini Anda berpeluang  membawa pulang hadiah total Rp200 juta.

Cara mengikuti kompetisi ini, mudah. Anda hanya perlu membuat video dan blog dengan memilih satu di antara dua tema, yaitu Ekonomi Digital #Ecodigi, Perlindungan Konsumen #amanbertransaksi.

Periode penyelenggaraan Bank Indonesia Video dan Blog Competition berlangsung pada 1 November hingga 15 Desember 2018.

Segera daftarkan diri Anda, sekarang! Syarat dan ketentuan, serta mekanisme kompetisi dapat Anda lihat di sini.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id