Upaya BI Memperkenalkan Ekonomi Digital
Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)
Jakarta: Masyarakat Indonesia harus siap menghadapi era ekonomi digital. Oleh karena itu perlu dilakukan berbagai upaya agar masyarakat siap menyambutnya.

"Peluangnya sangat besar. Ini sesuatu yang tidak bisa tidak pada masa akan datang. Jadi, suka atau tidak suka era ekonomi digital akan datang," kata Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan kepada Medcom.id, ditemui di Kedoya, Jakarta Barat, Jumat, 2 November 2018.

Potensi ekonomi digital sangat besar. Salah satunya, mampu membuka lapangan pekerjaan. Junanto mencontohkan, salah satu pengrajin kain di Jawa Timur. Setelah pengrajin tersebut mulai memanfaatkan teknologi, bisnisnya kian berkembang.


"Orderan semakin meningkat, kemudian tetangga bisa diberdayakan menjadi pengrajin. Di situ membuka peluang pekerjaan," ujarnya.

Semakin banyaknya lapangan pekerjaan tentu akan berdampak pada produk domestik bruto (PDB). Menurut McKinsey, ekonomi digital diproyeksikan menyumbang USD150 miliar pada PDB Indonesia.

Berbagai potensi tentunya memiliki tantangan yang cukup besar. Junanto menyebutkan, setidaknya ada beberapa tantangan penerapan ekonomi digital, di antaranya infrastruktur, budaya, dan konsumen. "Ini yang perlu ditingkatkan  melalui edukasi," ujarnya.

Sebagai salah satu lembaga negara, BI memiliki tanggung jawab besar mengedukasi masyarakat tentang era ekonomi digital. Untuk itu, BI menyelenggarakan ajang BI Goes to Campus.

Kegiatan yang sudah diselenggarakan kelima kalinya itu, pada tahun ini akan hadir di empat kota, yaitu Malang (8 November), Palembang (15 November), Ambon (22 November), dan Bandung (28 November). Berbagai acara akan digelar, yaitu talkshow, workshop video, dan blog.

Junanto menyebutkan, alasan pihaknya memilih tema ekonomi digital karena ingin memperkenalkan berbagai peluang yang ada kepada mahasiswa, sehingga anak muda bisa memanfaatkan teknologi dengan baik. Salah satunya, di sektor perekonomian.

"Karena hampir setiap hari anak muda hidup berdampingan dengan dunia digital. Tapi bagaimana nanti bisa dihubungkan dengan sektor perekonomian, misal produk, bisnis, atau membuat sistem pembayaran. Itu nanti anak-anak muda perlu banyak tahu, banyak belajar," katanya.

Junanto optimistis BI Goes to Campus efektif mengedukasi perihal ekonomi digital kepada masyarakat. "Kalau kita lakukan (mengedukasi), dalam lima tahun ke depan (mereka) akan menjadi pemain ekonomi digital," ucapnya.

Selain Goes to Campus, BI menggelar berbagai forum diskusi. Masyarakat juga diperbolehkan jika ingin berkunjung ke BI guna mendalami informasi tentang ekonomi digital.

"BI datang ke kampus dan juga membuka diri menerima kunjungan-kunjungan mahasiswa. Hingga tiga bulan ke depan, antrean kunjungan ke BI sudah penuh. Tanpa dipungut biaya, setiap Selasa dan Kamis. Cukup mengisi formulir. Jika mau kenal ekonomi digital, silakan datang," ujarnya.



(ROS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id