Ladang ganja di Aceh/Istimewa
Ladang ganja di Aceh/Istimewa

25 Hektare Ladang Ganja di Aceh Dimusnahkan

Siti Yona Hukmana • 18 Agustus 2022 02:05
Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menemukan 25 hektare ladang ganja hasil pengungkapan kasus peredaran ganja jaringan Aceh-Lampung-Jakarta. Puluhan hektare ladang ganja itu langsung dimusnahkan. 
 
"Pemusnahan ladang ganja itu menjadi tindak lanjut pengungkapan empat kasus dari Juli sampai dengan Agustus 2022," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar dalam keterangan tertulis, Rabu, 17 Agustus 2022. 
 
Dalam pengembangan empat kasus itu, pihaknya menemukan sembilan titik ladang ganja. Ladang itu adalah sumber dari 270 kilogram (kg) ganja yang disita beberapa waktu lalu. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Krisno, awalnya tim hanya menemukan tiga ladang ganja. Namun, setelah pengembangan penyidik berhasil menemukan enam ladang ganja lainnya. Ladang ganja itu berada di wilayah Desa Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. 
 

Baca: Polisi Bekuk Pemilik 1 Kilogram Ganja di Yogyakarta


"Masing masing titik tersebut terdapat ladang ganja dengan kurang lebih 3 sampai 4 hektare dengan total sekitar lebih kurang 25 hektare, untuk kemudian dimusnahkan oleh tim gabungan Dittipidnarkoba Mabes Polri, Polda Aceh dan Ditjen Bea Cukai dengan cara dicabut dan dibakar," ungkap jenderal bintang satu itu.
 
Kisno menuturkan empat kasus peredaran ganja sebelumnya diungkap di Jalan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan; Komplek Taman Buaran Indah 4, Jalan Kebong Bungan, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur; area pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, dan Jalan Raya Sukarno Hatta, Desa Lam Ara, Banda Raya, Kota Banda Aceh.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif