Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Aliran Dana Deposito Nasabah BNI Hasil Pembobolan Diselisik

Siti Yona Hukmana • 17 September 2021 07:22
Jakarta: Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menetapkan lima tersangka kasus dugaan pembobolan dana deposito nasabah BNI. Aliran dana hasil pembobolan diselisik.
 
"Terhadap aset ke mana tersangka menggunakan uang ini kita sedang buka aliran dananya," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika saat dikonfirmasi, Jumat, 17 September 2021.
 
Baca: Lagi, 2 Pegawai BNI Makassar Tersangka Pembobolan Dana Deposito

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Helmy mengatakan pengusutan aliran dana tidak dilakukan sendiri. Penyidik Bareskrim Polri menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
 
"Kita buka bersama dengan PPATK," ujar Helmy.
 
Pengusutan aliran dana itu untuk mengetahui aset-aset para tersangka yang didapat dari hasil kejahatan mereka. Aset itu akan disita untuk mengembalikan kerugian para korban.
 
Bareskrim Polri menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Sebanyak tiga tersangka merupakan pegawai BNI cabang Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dari tiga tersangka, baru dua diketahui inisialnya, yakni MBS dan ST. Kemudian, ada dua tersangka lainnya dari pihak lain.
 
MBS melakukan pembobolan dana deposito tiga nasabah dengan kerugian hingga puluhan miliar rupiah. Saat bekerja, MBS selalu berinterkasi dengan mereka yang berurusan dengan nasabah prioritas.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif