Tangkapan layar Metro TV
Tangkapan layar Metro TV

Catatan Pemerhati di HUT Ke-76 Polri

Wandi Yusuf • 01 Juli 2022 06:02
Jakarta: Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas NH Kertopati memberikan sejumlah catatan di hari ulang tahun ke-76 Kepolisian Republik Indonesia (Polri) hari ini. Setidaknya ada 10 hal yang dia tekankan agar Polri bisa lebih baik lagi ke depan.
 
Pertama, berkaitan dengan penegakan hukum. Susaningtyas meminta Polri menegakkan hukum berdasarkan analisis intelijen dan kemampuan melihat persoalan (forecasting) yang baik.
 
"Sehingga Polri tidak reaktif, melainkan prokatif," kata dia melalui keterangan tertulis, Jumat, 1 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, Polri menunjukkan penegakan hukum yang tidak memandang kelas dan golongan. Ketiga, Polri harus transparan dan akuntabel.
 
"Kedua hal ini akan meningkatkan kecintaan dan kepercayaan masyarakat terhadap upaya menegakan hukum yang dilakukan Polri," katanya.
 
Keempat, Polri perlu meyakinkan masyarakat bahwa semua orang sama di hadapan hukum. Termasuk, bahwa Polri itu netral dari intervensi politik. 
 
"Polri tidak bermain politik praktis, tetapi harus paham politik," ujar dia.
 
Kelima, Polri harus mulai menguatkan divisi siber. Bukan saja di Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim), tapi juga di Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam). 
 
Baca: Polri Segera Bahas Pembentukan Polda di 3 Provinsi Baru Papua
 
Keenam, Susaningtyas menyarankan agar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) atau Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) bisa lebih optimal mendukung kinerja Polri jika dijadikan universitas. 
 
"Forensik misalnya, bisa menjadi ilmu kajian yang bisa dikembangkan berkelas dunia," kata dia.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif