Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Penjelasan Ahli Soal Material Aluminium di Kejagung Picu Api Menjalar

Nasional kebakaran gedung kejaksaan agung Kebakaran di Kejaksaan Agung
Siti Yona Hukmana • 13 November 2020 17:33
Jakarta: Ahli kebakaran Universitas Indonesia (UI) Yulianto Sulistyo Nugroho menjelaskan bagaimana aluminium composit panel (ACP) bisa menyebabkan api menjalar begitu cepat di kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). ACP bisa menetes jika terkena suhu panas.
 
"Apabila ada objek bagian bawah terkena tetesan tadi, maka objek tersebut dapat turut terbakar," kata Yulianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 13 November 2020.
 
Menurut dia, ketika temperatur begitu tinggi, kaca di ruangan akan pecah. Suhu panas kemudian masuk ke dalam ruangan. Cladding atau struktur eksterior gedung kemudian membuat api mudah menjalar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yulianto memaparkan api terus menjalar apabila kebakaran dalam ruangan tidak kunjung dipadamkan. Titik api di Lantai 6 Aula Biro Kepegawaian Gedung Kejagung merambat ke ruangan lain hingga menghanguskan seluruh Markas Korps Adhyaksa tersebut.
 
Baca: Inisial 3 Tersangka Baru Kebakaran Kejagung
 
"Adanya selubung bastible cladding ini menambah mekanisme terjadinya kebakaran melalui bagian eksternal bangunan gedung tersebut. Peristiwa ini kurang lebih sama dengan peristiwa yang terjadi di Grenfell Tower di London," kata dia.
 
Yulianto menguji ACP Kejagung itu di Pusat Laboratorium Forensik Polri. Pengujian dimulai dengan memanaskan material panel ACP dengan alat-alat las. Dia mengupayakan temperatur pengujian menyerupai jilatan api di kebakaran Gedung Kejagung, Sabtu, 22 Agustus 2020.
 
"Ketika terbakar yaitu dengan cara menghentikan penyaluran oksigen jadi kita murni menggunakan bahan bakar saja sehingga di sana terbentuk nyala difusi," ungkap Yulianto.
 
Saat pemanasan, ACP tampak menyala berwarna oranye kekuning-kuningan. Selang berapa lama, ada api menyala dari inti instalasi tersebut.
 
"Hasil pengujian ini juga tampak bahwa terjadi tetesan material instalasi yang terbakar dan kertas yang kami letakkan di bagian bawah ini turut terbakar," tutur Yulianto.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif