Ilustrasi penjara. Medcom.id
Ilustrasi penjara. Medcom.id

3 Terpidana Korupsi Proyek Fiktif Waskita Karya Dieksekusi

Cahya Mulyana • 21 Mei 2021 19:47

 
(Baca: Eks Pejabat Waskita Karya Didakwa Memperkaya Diri Rp70,45 Miliar)
 
Fakih juga dibebani pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti Rp5.970.586.037 selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap. Apabila dalam waktu tersebut tidak dibayar maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti dimaksud dan apabila uang pengganti tidak dibayar maka dipidana dengan pidana penjara selama dua tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terpidana Yuli Ariandi Siregar dengan cara memasukkannya ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama tujuh tahun dikurangi selama berada dalam tahanan," ujar Ali.
 
Yuli dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Dia dibebani membayar denda Rp200 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan.
 
Yuli juga dibebankan membayar uang pengganti Rp47.166.931.587 selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap. Apabila dalam waktu tersebut tidak dibayar maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti dimaksud dan apabila uang pengganti tidak dibayar maka dipidana dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan.
 
Sebelumnya, PN Tipikor Jakarta memutus ketiganya bersalah. Ketua Majelis Hukum Panji Surono mengatakan ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan alternatif kedua penuntut umum.
 
Ketiganya terbukti melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 56 Ayat (1) ke-1 Pasal 65 Ayat 1 KUHP.
 
Mereka terlibat korupsi pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada berbagai proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya. Berdasarkan laporan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) total kerugian negara akibat proyek fiktif itu mencapai Rp202 miliar.
 
(REN)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif