Kondisi rumah milik Iwan Sutisna, 51, tersebut berlokasi di Perumahan Griya Tirta Aji F23 RT10 RW01, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
Kondisi rumah milik Iwan Sutisna, 51, tersebut berlokasi di Perumahan Griya Tirta Aji F23 RT10 RW01, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Populer Daerah, Gempa Blitar Hingga Sebab Kecelakaan KM Bandar Nelayan 188

Lukman Diah Sari • 22 Mei 2021 08:00
Jakarta: Sejumlah pemberitaan di daerah pada Jumat, 21 Mei 2021, menarik perhatian publik. Pertama, gempa berkekuatan 5,9 magnitudo yang mengguncang Blitar, Jawa Timur.
 
Kemudian, seorang anggota DPRD Bangkalan jadi tersangka penembakan lantaran sakit hati. Terakhir, penyebab peristiwa KM Bandar Nelayan 188 pada 13 Mei 2021.
 
Berikut berita populer daerah pada Jumat, 21 Mei 2021:

1. Gempa Mengguncang Blitar
 
Gempa bermagnitudo 6,2 (dimutakhirkan menjadi 5,9 magnitudo) mengguncang wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Jumat, 21 Mei 2021 pukul 19.09 WIB. Gempa tepatnya terjadi di 57 kilometer tenggara Kabupaten Blitar. Melansir Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa di kedalaman 110 km. Gempa tidak berpotensi tsunami.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
Tak sampai di situ, gempa susulan kemudian mengguncang Blitar dengan kekuatan yang bervariasi. Gempa susulan pertama berkekuatan 2.7 magnitudo pukul 19.33 WIB dengan kedalaman 91 kilometer. Kedua, gempa berkekuatan 2.8 magnitudo, pukul 19.40 WIB dengan kedalaman 32 kilometer.
 
Ketiga, gempa berkekuatan 3.1 magnitudo, pada pukul 20.15 WIB dengan kedalaman 50 kilometer. "Gempa disebabkan, aktifitas subduksi," imbuh Mamuri.
 
Selengkapnya baca di sini. 
 
Akibat gempa, sebanyak 30 rumah di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dilaporkan rusak akibat gempa bumi berkekuatan 5,9 magnitudo yang mengguncang Blitar dan sekitarnya, Jumat, 21 Mei 2021 pukul 19.09 WIB. Sebagian besar rumah rusak berlokasi di Malang Selatan.
 
"Data sementara, ada 30 rumah yang mengalami kerusakan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono, saat dikonfirmasi, Jumat, 21 Mei 2021.
 
Selengkapnya baca di sini. 
 
Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mendata terdapat belasan bangunan rusak akibat gempa 5,9 magnitudo pada Jumat malam, 21 Mei 2021. Bangunan rusak terdiri dari rumah warga dan fasilitas umum.
 
"Kerusakan ada yang jenis bangunannya rumah, puskesmas, sekolah, mushala hingga kantor," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Achmad Cholik di Blitar, Jumat malam.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
 

2. Sakit Hati, Anggota DPRD Bangkalan Jadi Tersangka Penembakan
 
Penyidik Polda Jawa Timur menetapkan seorang anggota DPRD Kabupaten Bangkalan, Madura, berinisial H sebagai tersangka. H diduga pelaku penembakan terhadap L hingga tewas.
 
"Sebelum H, polisi juga sudah menetapkan S dan M sebagai tersangka. Keduanya telah ditahan. Namun untuk tersangka terakhir (H) belum ditahan, karena masih mengumpulkan bukti-bukti," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, di Surabaya, Jumat, 21 Mei 2021.
 
Gatot menuturkan penembakan dilakukan karena H sakit hati, lantaran L tidak mengakui pencurian sepeda motor yang diduga dilakukan korban. Sehingga H nekat melakukan penembakan.
 
Selengkapnya baca di sini. 
 
3. Basarnas: Kecelakaan KM Bandar Nelayan 188 karena Kebocoran
 
Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada mengatakan kecelakaan laut yang menimpa Kapal Motor (KM) Bandar Nelayan 188 terjadi karena cuaca buruk, badai, dan gelombang tinggi. Kapal tersebut membawa 20 anak buah kapal warga negara Indonesia (ABK WNI) dan semuanya selamat. 
 
"Perusahaan (pemilik) KM Bandara Nelayan 188 pada 13 Mei 2021 melaporkan kepada Basarnas bahwa kapal nelayan ini mengalami kecelakaan yang menyebabkan ruang mesin kapal kemasukan air, namun tidak bisa memastikan tempat kebocorannya sehingga menyebabkan badan kapal tenggelam," terang Darmada saat ditemui di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali, Jumat, 21 Mei 2021. 
 
Hampir  dua pertiga badan kapal tenggelam ke laut sehingga posisi semua ABK berada di anjungan. Akibatnya, logistik pun ikut tenggelam. 
 
Selengkapnya baca di sini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan