Forpimda Kabupaten Banyuwangi rapat koordinasi virtual terkait Penanggulangan Covid-19 di Banyuwangi, Jumat, 11 September 2020. (ISTIMEWA)
Forpimda Kabupaten Banyuwangi rapat koordinasi virtual terkait Penanggulangan Covid-19 di Banyuwangi, Jumat, 11 September 2020. (ISTIMEWA)

Pemkab Banyuwangi Kembali Terapkan WFH dan Batasi Operasional Pertokoan

Amaluddin • 11 September 2020 18:25
Banyuwangi: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, menerapkan pemberlakuan kerja dari rumah (work from home-WFH) bagi ASN, hingga pembatasan kembali jam operasional pertokoan. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya kasus positif covid 19 di Banyuwangi.
 
"Kebijakan diambil untuk menekan laju persebaran covid-19, khususnya di klaster perkantoran," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, saat memimpin rapat koordinasi virtual bersama Forpimda terkait Penanggulangan Covid-19 di Banyuwangi, Jumat, 11 September 2020.
 
Anas, mengatakan penyebaran covid-19 di Banyuwangi saat ini terus mengalami kenaikan. Data kasus positif daerah per 11 September 2020 menunjukkan angka 974 pasien. Sebanyak 211 pasien di antaranya sudah sembuh. Dari keseluruhan jumlah kasus, mayoritas adalah pasien dari salah satu pondok pesantren.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentu jumlah kenaikan ini mengejutkan kita semua, karena sebelumnya jumlah angka positif di Banyuwangi termasuk rendah di Jatim. Tentu ini harus menjadi perhatian kita semua," kata Anas.
 
Baca: Kota Bogor Tak Akan PSBB Total
 
Oleh karena itu, Anas meminta agar setiap rapat atau pertemuan kantor dilakukan outdoor, di ruangan terbuka atau memiliki sirkulasi adara yang lancar. 
 
"Kapasitas ruang dengan jumlah pegawai harus diperhatikan, buat sif kerja bila memungkinkan. Pemanfaatan teknologi juga dioptimalkan," katanya.
 
 
Halaman Selanjutnya
Selain itu, Anas juga meminta…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif