Relawan menyiapkan nasi bungkus untuk pengungsi Gunung Merapi di Glagaharjo, Kabupaten Sleman, DIY, Kamis (12/11/2020). (Foto: MI/Agus Utantoro)
Relawan menyiapkan nasi bungkus untuk pengungsi Gunung Merapi di Glagaharjo, Kabupaten Sleman, DIY, Kamis (12/11/2020). (Foto: MI/Agus Utantoro)

Konsumsi Pengungsi Merapi di Glagaharjo Tak Disajikan Prasmanan

Nasional gunung merapi erupsi gunung Protokol Covid-19
Media Indonesia.com • 12 November 2020 09:55
Sleman: Pengelola barak pengungsian dampak aktivitas Gunung Merapi di Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengubah model pemberian makan kepada para pengungsi.
 
Jika tahun-tahun sebelumnya pengungsi mendapat makan dengan cara prasmanan, kali ini menggunakan model nasi bungkus.
 
"Memang tidak lagi prasmanan, tetapi nasi bungkus," kata Panewu (camat) Cangkringan, Suparmono, Kamis, 12 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, perubahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan berbagai penyakit termasuk pencegahan covid-19.
 
Baca juga:Warga Lereng Merapi Sleman Diimbau Tak Terbujuk Spekulan Ternak
 
Suparmono menjelaskan, penyajian dengan cara prasmanan, barang-barang kelengkapan makan akan banyak mendapatkan sentuhan terutama sendok, garpu, dan piring serta alat untuk mengambil nasi dan lauk.
 
"Artinya untuk masa sekarang, sendok, piring, peralatan mengambil nasi dan sayuran menjadi titik rentan penyebaran virus," ungkapnya.
 
Karena itu, lanjut dia,melengkapi upaya pencegahan covid-19, pengelola mengambil langkah menggunakan penyajian makanan dengan dibungkus. Sendok yang digunakan pun sekali pakai. Bahkan, tempat minum pun menggunakan wadah yang sekali pakai.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif