Warga mengevakuasi hewan ternak di Kalitengah lor, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Senin (9/11/2020). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Warga mengevakuasi hewan ternak di Kalitengah lor, Cangkringan, Sleman, D.I Yogyakarta, Senin (9/11/2020). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Warga Lereng Merapi Sleman Diimbau Tak Terbujuk Spekulan Ternak

Nasional gunung merapi hewan ternak erupsi gunung
Media Indonesia.com • 12 November 2020 09:34
Sleman: Para peternak sapi di lereng Gunung Merapi, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, diimbau tidak terbujuk spekulan atau makelar ternak untuk menjual ternak yang masih produktif dengan harga murah.
 
"Memang sudah ada kemunculan 'blantik' (makelar) ternak yang menawar membeli ternak warga dengan harga di bawah pasaran. Kami imbau warga tidak mudah terbujuk untuk menjual ternaknya kepada spekulan," kata Panewu (Camat) Cangkringan Suparmono, Kamis, 12 November 2020.
 
Menurut dia, memang ada beberapa peternak sapi di Dusun Kalitengah Lor yang mengaku kesulitan untuk mengurus ternak mereka saat mereka harus mengungsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ternak-ternak ini kan butuh perawatan rutin, mulai dari memberi makan dan membersihkan kandang dan ternak itu sendiri," kata Suparmono.
 
Baca juga:Korban Gempa NTB Terima Jatah Hidup Tahap II
 
Ia mengatakan saat ini masih banyak ternak milik warga di kawasan rawan erupsi Merapi di Kalitengah Lor yang belum diungsikan, sehingga warga yang mengungsi setiap hari harus bolak-balik, naik-turun untuk mengurus ternak.
 
"Ini yang dimanfaatkan para spekulan, peternak yang kesulitan mengurus ternak ini kemudian dibujuk menjual ternaknya dengan harga murah," lanjutnya.
 
Suparmono berharap pemerintah daerah, atau dinas terkait dapat memberikan solusi agar warga pengungsi tidak menjual ternaknya kepada spekulan.
 
"Misalnya pemerintah membeli ternak warga tersebut sesuai dengan harga pasaran, kami yakin ini bisa membantu peternak agar tidak terjebak spekulan, atau mungkin ada solusi lain yang tidak merugikan peternak," terangnya.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif