Kapal USS Benfold dari Angkatan Laut AS. (AFP)
Kapal USS Benfold dari Angkatan Laut AS. (AFP)

Populer Internasional: Penyelundupan Amunisi ke Yaman hingga Xi Tolak Vaksin Barat

Willy Haryono • 05 Desember 2022 13:19
Washington: Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) mengaku telah mencegat sebuah kapal penangkap ikan yang menyelundupkan lebih dari 50 ton amunisi, termasuk sekitar 1 juta peluru, ribuan suku cadang roket dan propelan dalam jumlah besar.
 
Pencegatan kapal tersebut menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Senin, 5 Desember 2022.
 
Dua berita terpopuler lainnya adalah kabar mengenai Presiden Rusia Vladimir Putin yang jatuh dari tangga dan seputar Presiden Tiongkok Xi Jinping yang menolak vaksin Covid-19 buatan Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut selengkapnya:

AS Cegat Kapal Penangkap Ikan yang Mengangkut Amunisi Menuju Yaman

Armada Kelima Angkatan Laut AS mengatakan bahwa "kargo ilegal" tersebut ditemukan pada tanggal 1 Desember "dalam sebuah operasi verifikasi."
 
Peristiwa tersebut merupakan penyitaan besar kedua yang dilakukan AS dalam sebulan terakhir di sepanjang rute maritim dari Iran menuju Yaman.
 
"Pasokan langsung dan tidak langsung ini, penjualan dan transfer senjata untuk (pemberontak) Houthi di Yaman ini, adalah pelanggaran terhadap aturan internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2216," ujar Angkatan Laut AS.
 
Apa lagi yang disampaikan AS terkait peristiwa ini? Cek selengkapnya di sini.

Vladimir Putin Dikabarkan Jatuh dari Tangga di Rumahnya, Benarkah?

Putin dikabarkan terjatuh dari tangga dan "mengotori dirinya sendiri" di kediaman resmi kepresidenan di Moskow. Laporan disampaikan kantor berita The New York Post, mengutip sebuah saluran Telegram yang mengeklaim bahwa Putin terjatuh dari tangga dan mendarat di bagian tulang ekornya.
 
Masih dalam laporan tersebut, posisi jatuhnya membuat Putin "secara tak sengaja buang air besar" terkait dengan penyakit "kanker yang berdampak pada perut dan ususnya."
 
Saluran Telegram bernama General SVR, yang mengeklaim terus memonitor kesehatan Vladimir Putin, mengatakan bahwa tiga pengawal dan tim medis langsung bergegas menolong sang presiden saat kejadian.
 
Apa lagi detail dari peristiwa tersebut? Cek selengkapnya di sini.

AS Sebut Xi Jinping Tolak Vaksin Covid-19 Buatan Barat

Xi Jinping menolak vaksin buatan Barat meski negaranya sedang menghadapi lonjakan kasus harian Covid-19, ucap Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat Avril Haines pada Sabtu, 3 Desember.
 
Meski kasus harian Covid-19 di Tiongkok sudah mendekati rekor tertinggi, beberapa kota di sana sedang mencoba melonggarkan aturan tes dan karantina, setelah kebijakan "Nol Covid" Xi Jinping memicu perlambatan ekonomi dan aksi protes masyarakat.
 
Haines, berbicara di Forum Pertahanan Nasional Reagan di California, mengatakan bahwa meski Tiongkok sedang mengalami masalah sosial dan ekonomi akibat Covid-19, Xi Jinping "menolak menerima vaksin yang lebih baik dari Barat, dan tetap mengandalkan vaksin di Tiongkok yang tidak terlalu efektif dalam menghadapi Omicron."
 
Mengapa Xi Jinping terus menolak vaksin Covid-19 dari Barat? Cek selengkapnya di sini.
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif