Sisa kehancuran akibat kerusuhan massa penentang lockdown akibat covid-19 di Belanda. Foto: AFP
Sisa kehancuran akibat kerusuhan massa penentang lockdown akibat covid-19 di Belanda. Foto: AFP

PM Belanda Sebut Perusuh Anticovid ‘Idiot’

Internasional Belanda protes belanda Mark Rutte Kasus Covid-19 Eropa Meningkat
Fajar Nugraha • 23 November 2021 13:20
Den Haag: Perdana Menteri Belanda Mark Rutte pada Senin mengutuk kerusuhan tiga malam yang terjadi atas tindakan anti aturan pembatasan covid-19 sebagai ‘kekerasan murni’ oleh ‘idiot’. Rutte bersumpah untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab.
 
Sementara itu, Rutte memperingatkan pembatasan lebih lanjut kecuali kasus virus korona berkurang. Aturan tetap dikeluarkan meskipun ada risiko memperburuk situasi setelah kerusuhan di Rotterdam, Den Haag, dan kota-kota besar lain.
 
Baca: Eropa Diwarnai Aksi Demonstrasi Tolak Pembatasan Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Situasi di Belanda tampak lebih tenang pada Senin, dengan polisi memberlakukan perintah darurat di kota utara Zwolle setelah kekhawatiran demonstrasi baru. Namun hanya sekelompok kecil yang ternyata memprotes.
 
Sedikitnya 130 orang telah ditangkap, empat orang terluka oleh tembakan dan beberapa petugas polisi terluka sejak kekerasan pertama kali meletus pada Jumat.
 
“Kerusuhan adalah kekerasan murni dengan kedok protes," kata Rutte kepada media Belanda, Senin, seperti dikutip AFP, Selasa 23 November 2021.
 
"Saya mengerti ada banyak ketegangan di masyarakat karena kita sudah lama berurusan dengan momok virus korona," kata Rutte.
 
Dia mengatakan dia akan selalu membela hak untuk memprotes. “Tetapi saya tidak akan pernah menerima bahwa orang idiot menggunakan kekerasan murni," tegasnya.
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif