Amerika Serikat (AS) masih terus memperkuat laju vaksinasi covid-19. Foto: AFP
Amerika Serikat (AS) masih terus memperkuat laju vaksinasi covid-19. Foto: AFP

Populer Internasional: Varian Delta Mengancam AS hingga Israel Lakukan Kejahatan Perang

Internasional Amerika Serikat Palestina Virus Korona israel palestina politik tunisia Tunisia pandemi covid-19 Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Internasional Varian Delta
Fajar Nugraha • 28 Juli 2021 08:04
Washington: Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut segala bentuk pembatasan perjalanan "untuk saat ini" karena lonjakan kasus covid-19 di dalam negeri dan ancaman nyata varian Delta. 
 
Keputusan AS ini menjadi berita terpopuler Internasional Medcom. Beberapa berita lain juga turut menjadi berita terpopuler.
 
Salah satu kabar yang menjadi perhatian adalah Presiden Tunisia umumkan penerapan jam malam hingga 27 Agustus. Diikuti dengan pernyataan HRW bahwa Israel melakukan kejahatan perang di Gaza.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut selengkapnya mengenai berita terpopuler Internasional Medcom:

1. Varian Delta Masih Mengancam, AS Tak akan Cabut Pembatasan Perjalanan

Amerika Serikat tidak akan mencabut segala bentuk pembatasan perjalanan "untuk saat ini" karena lonjakan kasus Covid-19 di dalam negeri dan ancaman nyata varian Delta. Demikian pernyataan resmi dari Gedung Putih di Washington, Senin, 26 Juli 2021.
 
Lewat pengumuman ini, dapat diartikan bahwa pembatasan perjalanan menuju AS yang berlaku bagi hampir semua negara sejak 2020 belum akan dicabut dalam waktu dekat.
 
"Melihat situasi terkini, dengan masih adanya varian Delta, untuk saat ini kami akan tetap mempertahankan pembatasan perjalanan," kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki, dilansir dari laman India Today, Selasa, 27 Juli 2021.
 
Pengumuman Gedung Putih hampir dapat dipastikan mengecewakan permohonan dari sejumlah maskapai dan industri pariwisata AS, yang ingin mendatangkan banyak turis Eropa selama musim panas. Sejak awal 2021, maskapai-maskapai di AS terus melobi pemerintahan Presiden Joe Biden agar pembatasan dicabut, atau setidaknya dilonggarkan.
 
Sejauh mana penularan varian Delta di AS? Simak di tautan ini.

2. Presiden Tunisia Umumkan Penerapan Jam Malam Hingga 27 Agustus

Presiden Tunisia Kais Saied memberlakukan jam malam nasional selama sebulan pada Senin, sehari setelah memecat perdana menteri dan membekukan parlemen. Kais Saied juga melarang pertemuan lebih dari tiga orang di jalan umum, di alun-alun dan menangguhkan pekerjaan di lembaga-lembaga publik.
 
 
 

Menurut pernyataan tertulis dari Kepresidenan Tunisia, Saied mengeluarkan dekrit yang melarang orang dan kendaraan dari jalan-jalan mulai pukul 7.00 malam hingga pukul 6.00 pagi mulai Senin malam hingga 27 Agustus.
 
Keputusan tersebut juga melarang pertemuan lebih dari tiga orang di jalan umum dan di alun-alun.
 
Sebelumnya pada pidato yang disiarkan televisi Minggu, Saied mengatakan dia akan menangguhkan kekebalan semua anggota parlemen dan mengambil alih kantor kejaksaan.
 
Apa dasar dari Presiden Tunisia menerapkan jam malam? Simak di sini.


3. HRW: Israel Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Lembaga pemerhati hak asasi manusia global, Human Rights Watch (HRW) pada Selasa menyebutkan militer Israel melakukan serangan yang merupakan kejahatan perang. Ini terkait dengan perang 11 hari melawan kelompok Hamas pada Mei di Gaza.
 
Organisasi hak asasi manusia internasional itu mengeluarkan kesimpulannya setelah menyelidiki tiga serangan udara Israel yang dikatakan menewaskan 62 warga sipil Palestina. Dikatakan menurut laporan itu "tidak ada target militer yang jelas di sekitar" target serangan.
 
Laporan juga menuduh pejuang Palestina melakukan kejahatan perang dengan meluncurkan lebih dari 4.000 roket dan mortir terarah ke pusat-pusat populasi Israel. Serangan semacam itu, katanya, melanggar “larangan terhadap serangan yang disengaja atau tanpa pandang bulu terhadap warga sipil.”
 
Laporan tersebut, bagaimanapun, berfokus pada tindakan Israel selama pertempuran, dan kelompok itu mengatakan akan mengeluarkan laporan terpisah tentang tindakan Hamas dan kelompok pejuang Palestina lainnya pada Agustus.
 
Sejauh mana tuduhan kejahatan perang dari HRW terhadap Israel? Selanjutnya di sini.
 
(WIL)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif