Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha. (Kemenlu RI)
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha. (Kemenlu RI)

Populer Internasional: 6 ABK WNI Tertahan di Filipina hingga Rudal Tiongkok di Jepang

Willy Haryono • 06 Agustus 2022 10:08
Jakarta: Sejak Maret lalu, KBRI Manila menangani kasus enam anak buah kapal (ABK) WNI yang tertahan di kapal MV Sky Fortune di Tabacco, Filipina. Sejak saat itu, perwakilan RI meminta otoritas Filipina untuk segera merepatriasi para ABK WNI, namun belum terlaksana hingga sekarang.
 
Kabar tersebut menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Sabtu, 6 Agustus 2022.
 
Dua berita terpopuler lainnya adalah pertemuan ASEAN-Rusia di Kamboja dan mengenai rudal Tiongkok yang jatuh di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut selengkapnya:

6 ABK WNI Tertahan di Filipina Tanpa Digaji

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha mengatakan bahwa keenam ABK WNI itu "telah tinggal berbulan-bulan di atas kapal dan tidak dibayar gajinya."
 
Judha mengatakan, selain meminta repatriasi, KBRI Manila juga meminta bantuan perawatan kepada salah satu ABK yang sakit. Tak hanya itu, KBRI juga memberikan dukungan logistik.
 
"Kita juga telah melakukan akses kekonsuleran kepada teman-teman di atas kapal, serta melakukan pendekatan kepada keluarga mereka di Indonesia," sambungnya.
 
Apa lagi yang disampaikan Kemenlu RI terkait kasus ini? Cek selengkapnya di sini.

Indonesia Dorong Reintegrasi Ekspor Pangan Rusia ke Rantai Pasok Dunia

Sudah lebih dari 25 tahun, ASEAN-Rusia menjadi mitra dialog. Melihat konflik yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina, ASEAN meminta prinsip perdamaian dikedepankan.
 
"Indonesia berharap agar kemitraan ASEAN-Rusia dapat membawa perdamaian dan kemakmuran yang berdasarkan Piagam PBB, Piagam ASEAN dan prinsip-prinsip hukum internasional," kata Menlu Retno Marsudi dalam ASEAN-Russia Ministerial Meeting, di Phnom Penh.
 
"Dengan penghormatan terhadap prinsip-prinsip ini, maka kemitraan ASEAN-Rusia akan berlangsung lebih langgeng," lanjut Menlu Retno.
 
Apa lagi yang disampaikan Menlu Retno terkait hal ini? Cek selengkapnya di sini.

5 Rudal Tiongkok Hantam Wilayahnya, Jepang Lontarkan Protes

Rudal balistik milik Tiongkok dipercaya telah menyentuh di area Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang untuk pertama kalinya. Hal ini dipastikan Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi.
 
"Lima dari sembilan rudal balistik yang diluncurkan oleh Tiongkok diyakini telah mendarat di area ZEE Jepang," ujar Nobuo Kishi, saat Tiongkok tengah mengadakan pelatihan militer besar-besaran di sekitar perairan Taiwan.
 
"Jepang mengajukan protes kepada Tiongkok secara diplomatis," ucap Kishi.
 
Apa lagi yang disampaikan Jepang terkait rudal Tiongkok ini? Cek selengkapnya di sini.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif