Zul Zivilia mengungkapkan bahwa royalti yang disalurkan oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI) cukup untuk menghidupi keluarganya. Terlebih lagi, beberapa karya musiknya kembali populer, termasuk lagu “Aishiteru 3”.
“Royalti lumayan ini. Dari WAMI lumayan. Apalagi kita tahu Aishiteru 3 naik kan? Ini Aishiteru 2 juga naik,” kata Zul Zivilia kepada awak media belum lama ini.
“Bagi kita itu sudah banyak, dan itu sudah lebih dari cukup menurut saya,” lanjutnya.
Penyanyi ini memiliki cara khusus agar kebutuhan pendidikan anaknya terjamin setiap tahun, yakni dengan membayarkan biaya sekolah untuk satu tahun penuh sekaligus.
"Term-nya (pembayaran) kita kumpulin per tahun. Jadi per tahun ketika royalti keluar, langsung bayar buat tagihan anak sekolah semua untuk satu tahun penuh," ucap Zul Zivilia.
Zul Zivilia diketahui mendekam di Lapas Narkotika Kelas 2A Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Ia terbukti bersalah melakukan tindak penyalahgunaan narkotika golongan satu dengan berat melebihi 5 gram.
Meski berada di balik jeruji besi, Zul Zivilia tetap produktif menciptakan lagu. Agar royalti musiknya dapat diterima langsung oleh keluarga, ia mendaftarkan lagu-lagu ciptaannya atas nama sang istri, Retno Paradinah.
"Semua lagu-lagu saya yang diciptakan di Lapas ini, itu atas nama dia (Retno) semua. Jadi biar aman dan langsung masuk ke rekening istri, pakainya nama dia,” tutur Zul.
Retno merasa bersyukur karena royalti musik yang cair secara rutin sangat membantu perekonomian keluarga. Ia juga mengapresiasi semangat suaminya yang tetap konsisten berkarya.
"Sejauh ini rutin royalti keluar. Dia (Zul) punya semangat buat bikin lagu saja sudah alhamdulillah banget, karena otomatis dia mikirin kita juga di rumah. Mikirin gimana caranya buat tetap bisa nafkahin anak-anak," jelas Retno.
Baca Juga :
LMKN Ungkap Royalti Tak Bertuan Rp70 Miliar, Ada Pencipta Lagu Daerah Seharusnya Dapat Rp200 Juta
Zul Zivilia saat ini masih menjalani hukuman penjara atas kasus narkoba yang menjeratnya pada tahun 2019. Ia diperkirakan akan bebas pada tahun 2027 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News