Macklemore (Foto: Instagram/macklemore)
Macklemore (Foto: Instagram/macklemore)

Dicoret dari Tur Ed Sheeran karena Serukan “Free Palestine”, Macklemore Didukung Kneecap hingga Hindia

Basuki Rachmat • 15 September 2026 16:12
Ringkasnya gini..
  • Macklemore dicoret dari delapan konser tur Ed Sheeran usai vokal menyuarakan Palestina.
  • Berbagai musisi internasional hingga Hindia membanjiri unggahan Macklemore dengan ucapan dukungan.
  • Macklemore menegaskan tidak ada posisi netral antara pihak penindas dan yang ditindas.
Jakarta: Sejumlah musisi internasional dan Tanah Air memberikan dukungan kepada rapper Macklemore setelah dirinya dicoret dari delapan konser dalam rangkaian Loop Tour Ed Sheeran. Keputusan ini disebut berkaitan dengan sikap vokal Macklemore dalam menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Dukungan datang dari sejumlah musisi, mulai dari Kneecap, Bobbyvylan, PinkPantheress, Zara Larsson, hingga Kehlani dan Hindia. Mereka menyampaikan solidaritas melalui kolom komentar unggahan terbaru Macklemore di Instagram pada Senin, 14 September 2026.

Dalam unggahan tersebut, Macklemore menuliskan pernyataan panjang mengenai keputusannya untuk tidak tampil dalam delapan konser Ed Sheeran. Ia juga menjelaskan percakapan yang terjadi di antara keduanya setelah Macklemore beberapa kali menyuarakan "Free Palestine" dari atas panggung.

Dukungan juga datang dari Kneecap dan Bobby Vylan, dua musisi yang selama ini dikenal konsisten menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

"Free Palestine. Mereka nggak akan pernah bisa membungkam kebenaran," tulis Kneecap.

"Nggak perlu berterima kasih karena sudah menjalankan kewajiban," tulis Bobbyvylan.

Sementara itu, PinkPantheress dan Zara Larsson terlihat memberikan dukungan melalui emoji hati. Kehlani juga turut menyampaikan apresiasinya terhadap sikap Macklemore yang memilih tetap bersuara mengenai kondisi Palestina.

"Sejumlah besar pemilik tempat pertunjukan bersatu dengan cara seperti ini. Aku merasa terhormat bisa mengenalmu, saudaraku. Aku menyayangimu. Aku mendukungmu!!!" tulis Kehlani.

Musisi asal Indonesia, Baskara Putra alias Hindia, juga ikut menunjukkan dukungannya. Vokalis .Feast tersebut menyampaikan apresiasi atas keberanian Macklemore untuk tetap menyuarakan pendiriannya.

Screenshot (565)

"Terima kasih sudah menunjukkan kepada dunia bagaimana caranya berani bersuara. Mad respect, free Palestine," tulis Hindia.
 

Macklemore Ungkap Percakapan dengan Ed Sheeran



Dalam pernyataannya, Macklemore mengungkapkan bahwa keputusan untuk mencoret dirinya dari rangkaian konser tersebut diambil setelah ia dan Ed Sheeran menjalani sejumlah percakapan yang cukup berat.

Persoalan tersebut bermula setelah Macklemore menyerukan "Free Palestine" dan membawakan lagu protes "Hind's Hall" dalam dua konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey.

Macklemore mengatakan Ed Sheeran memilih mengambil posisi netral karena mempertimbangkan perasaan sejumlah pihak yang merasa tersinggung oleh seruan "Free Palestine" maupun penggunaan bendera Palestina.

Namun, Macklemore memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, tidak ada posisi netral ketika berhadapan dengan situasi yang melibatkan penindasan.

“Dia (Ed Sheeran) menyampaikan kepada saya bahwa kalimat ‘Free Palestine’ serta gambar bendera Palestina melukai perasaan banyak orang yang berbicara dengannya. Saya merespons bahwa jika kalimat tersebut dianggap lebih menyinggung daripada puluhan ribu anak Palestina yang tewas oleh Israel, artinya terdapat perbedaan mendasar yang sangat jauh antara sudut pandang orang-orang tersebut dan prinsip yang saya pegang. Namun, dia tetap tidak bisa lepas dari citra publiknya yang memilih untuk ‘tidak memihak’,” tulis sang rapper.

Macklemore menyadari bahwa sikapnya dalam membela Palestina memiliki konsekuensi besar terhadap kariernya. Ia mengaku berisiko kehilangan sponsor, kerja sama dengan industri, hingga kesempatan tampil di berbagai acara.

"Saya paham kenapa banyak orang memilih diam. Berpihak bisa membuat kita kehilangan banyak hal: uang, kerja sama dengan brand, sponsor, festival, pertunjukan privat, hubungan, sampai akses. Aku sudah kehilangan semuanya," ungkap Macklemore.

Meski demikian, Macklemore menilai sikap diam bukan berarti berada di posisi netral ketika terdapat ketimpangan kekuatan antara pihak yang bertikai.

"Tapi nggak ada posisi netral antara penindas dan yang ditindas. Ketika satu pihak punya bom serta dukungan dana dan militer tanpa batas dari Amerika, memilih untuk tidak berpihak bukan berarti berada di tengah," tegasnya.
   

Sejumlah Venue Konser Disebut Menolak Macklemore Ikut Manggung



Melansir The Washington Post, promotor Messina Touring Group yang menangani konser Ed Sheeran menyebut sejumlah venue menolak menggelar pertunjukan apabila Macklemore tetap masuk dalam lineup.

Situasi tersebut dinilai dapat menimbulkan risiko terhadap keberlangsungan rangkaian tur Ed Sheeran. Bahkan, penolakan dari sejumlah venue disebut berpotensi memengaruhi penyelenggaraan konser yang telah dinantikan ratusan ribu penonton.

Macklemore sendiri diketahui telah hampir tiga tahun menyuarakan dukungannya terhadap Palestina melalui musik dan penampilannya di atas panggung.

Meski kini memiliki perbedaan pandangan dengan Ed Sheeran, Macklemore berharap persoalan tersebut tidak mengakhiri persahabatan mereka yang telah berlangsung selama 13 tahun.

“Persahabatan selama 13 tahun tidak seharusnya sirnah hanya karena satu perbedaan pandangan yang menyakitkan. Saya berharap kami berdua dapat terus mendengarkan, mempelajari apa yang terjadi di Palestina, dan merenungkan kembali arti dari sebuah netralitas di masa-masa seperti ini. Pintu saya akan selalu terbuka untuk melanjutkan pembicaraan tersebut,” tutup Macklemore.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA