Nijiro Murakami sebagai Shuntaro Chishiya di serial Alice in Borderland (Foto: Netflix)
Nijiro Murakami sebagai Shuntaro Chishiya di serial Alice in Borderland (Foto: Netflix)

Bintang Alice in Borderland Nijirō Murakami Buka Suara soal Kasus Penganiayaan

Basuki Rachmat • 29 Juni 2026 09:50
Ringkasnya gini..
  • Nijirō Murakami meminta maaf usai terseret kasus dugaan penganiayaan terhadap mantan kekasihnya.
  • Aktor Alice in Borderland, Nijirō Murakami, berjanji kooperatif usai kasus dugaan penganiayaan mencuat.
  • Nijirō Murakami angkat bicara dan meminta maaf setelah kasus dugaan penganiayaan mantan kekasih menjadi sorotan.
Jakarta: Aktor asal Jepang, Nijirō Murakami, akhirnya angkat bicara setelah namanya terseret dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap mantan kekasihnya.
 
Bintang serial Alice in Borderland itu menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya menyusul mencuatnya kabar bahwa berkas perkara telah dilimpahkan kepolisian kepada pihak kejaksaan.
 
Melalui unggahan yang dibagikan pada Minggu, 28 Juni 2026, aktor berusia 29 tahun tersebut menyampaikan penyesalannya atas kegaduhan yang ditimbulkan akibat kasus yang kini tengah dihadapinya.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang paling tulus atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan mendalam yang telah saya timbulkan kepada semua orang yang terlibat, serta kepada seluruh penggemar dan pendukung saya," tulis Nijirō Murakami.
 
Dalam pernyataannya, Murakami juga menegaskan akan bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung. Ia berjanji akan memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai kronologi serta situasi yang tengah dihadapinya dalam waktu dekat.
 
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada orang-orang yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap perjalanan kariernya di industri hiburan.
 
"Demi mereka yang selalu setia berdiri di samping saya, saya akan menjelaskan situasi yang melingkupi masalah ini dengan kata-kata saya sendiri dalam waktu dekat," lanjutnya.
 
Permohonan maaf tersebut muncul setelah kasus yang menjerat Murakami menjadi sorotan publik di Jepang. Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, mantan kekasih aktor tersebut melaporkan dugaan tindak kekerasan yang disebut terjadi selama keduanya masih menjalin hubungan dan tinggal bersama.
 
Dalam laporan itu disebutkan bahwa Murakami diduga melakukan tindak kekerasan terhadap korban dalam beberapa kesempatan. Dugaan tindakan tersebut meliputi menjambak rambut, membenturkan kepala korban ke jendela, hingga melakukan pemukulan yang mengakibatkan korban mengalami luka fisik serius. Korban dilaporkan membutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk menjalani proses pemulihan.
Atas dugaan tersebut, Nijirō Murakami kini menghadapi proses hukum dengan sangkaan menyebabkan luka fisik atau melakukan penganiayaan.
 
Penyelidikan mendalam dilakukan setelah korban mendatangi pihak kepolisian pada awal 2026 dan memberikan keterangan mengenai dugaan kekerasan yang dialaminya. Hingga kini, proses hukum terhadap kasus tersebut masih terus berjalan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA