Danilla (Foto: dok. lennmaria)
Danilla (Foto: dok. lennmaria)

Danilla Rangkum Perjalanan Hidup dalam Aroma Candramawa

Elang Riki Yanuar • 24 Oktober 2026 11:11
Ringkasnya gini..
  • Danilla berkolaborasi dengan USUAL PARFUMS merilis Candramawa Episode 01, parfum yang merangkum perjalanan hidup dan karakter personalnya.
  • Dikembangkan hampir satu tahun, Candramawa Episode 01 memadukan aroma incense, amber, woods, dan vanilla yang terinspirasi dari album Candramawa.
  • Danilla merilis parfum Candramawa Episode 01 pada 23 Oktober 2026 sebagai medium berbagi cerita personal, dengan proses produksi tanpa animal testing.
Jakarta: Danilla memperluas semesta album Candramawa ke medium yang berbeda melalui kolaborasi dengan Usual parfums, jenama parfum asal Solo. Hasil kolaborasi tersebut diberi nama Candramawa Episode 01, parfum berjenis Extrait de Parfum berukuran 50 ml yang merangkum perjalanan hidup, karakter, dan pengalaman personal sang musisi ke dalam sebuah aroma.

Pengembangan Candramawa Episode 01 berlangsung selama hampir satu tahun. Proyek ini dimulai pada Oktober 2025, ketika Danilla bertemu dengan Aldhy, pendiri sekaligus peracik parfum Usual. Pertemuan pertama mereka tidak langsung berfokus pada pembuatan parfum, melainkan pada proses mengenal kepribadian dan cara pandang Danilla terhadap kehidupan.

Percakapan awal tersebut menjadi fondasi penting dalam merumuskan karakter aroma yang ingin dihadirkan. Aldhy menggali berbagai hal, mulai dari proses kreatif Danilla, pengalaman personal, hingga aroma yang disukai maupun dihindarinya. Dari sana, muncul perpaduan karakter herbal, spicy, woody, dry, dan sedikit bitter, dengan sentuhan vanilla yang tidak dibuat terlalu manis.

Bagi Danilla, Candramawa bukan sekadar album musik yang bisa dinikmati melalui pendengaran. Dia ingin dunia yang dibangun melalui karya tersebut diterjemahkan ke dalam pengalaman lain yang dapat dirasakan secara personal. Karena itu, sebelum proses pembuatan sampel dimulai, Danilla meminta Aldhy mendengarkan album Candramawa yang saat itu belum dirilis.
Aldhy diminta menyediakan waktu sekitar 30 menit untuk mendengarkan delapan lagu dalam album tersebut menggunakan headphone. Proses mendengarkan dilakukan di ruangan dingin dengan pencahayaan remang-remang, tanpa gangguan atau distraksi dari luar.

Pengalaman itu membantu Aldhy menemukan hubungan antara cerita dalam album dan karakter aroma yang sebelumnya dibicarakan bersama Danilla. Proses peracikan kemudian berlanjut melalui serangkaian workshop yang melibatkan Danilla secara langsung. Aldhy beberapa kali datang ke Jakarta untuk menguji material, mengevaluasi sampel, dan menyempurnakan arah aroma. Di antara pertemuan tersebut, keduanya juga rutin berdiskusi melalui Zoom yang hampir berlangsung setiap minggu.

Bagi Danilla, keputusan membuat parfum berangkat dari ketertarikannya terhadap aroma sekaligus keinginannya berbagi pengalaman personal melalui medium yang berbeda. Ia merasa proses pengembangan parfum bersama Aldhy memberinya kesempatan untuk mengeksplorasi dirinya lebih jauh, tidak hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai manusia.

"Kenapa parfum? Karena aku pribadi suka dengan aroma-aroma yang enak, dan kebetulan Mas Aldi sebagai yang bikin racikannya, dia meretas enggak cuma albumnya tapi secara aku sebagai manusia gitu sampai akhirnya jadi parfum. Jadi buat aku kayaknya seru banget kalau misalkan gua bikin parfum terus ya udah itu kayak bentuk sharing aja gitu," kata Danilla di Jakarta.

Dia juga memandang Candramawa Episode 01 sebagai rangkuman perjalanan hidup yang dituangkan melalui aroma. Proses kreatif bersama Aldhy membuatnya melihat parfum bukan hanya sebagai produk wewangian, melainkan medium untuk menyampaikan karakter dan filosofi yang mereka sepakati selama pengembangan.

"Jadi parfum ini memang semacam rangkuman perjalanan hidup. Filosofinya juga Mas Aldhy ini orang yang sensitif. Parfumnya sesuai dengan mindset Mas Aldhy. Dia gak butuh validasi dan aku suka dengan konsep itu," katanya.
Secara karakter, Candramawa Episode 01 memadukan incense, amber, woods, dan vanilla. Meski memiliki kedalaman aroma yang cukup kuat, parfum ini tidak dirancang untuk terasa terlalu gelap atau manis. Komposisinya juga tidak dibatasi sebagai aroma yang hanya cocok digunakan pada malam hari.

Aroma dibuka dengan sentuhan pink pepper yang lembut, disertai kehangatan ambery yang langsung terasa. Beberapa detik kemudian, dry vanilla mulai muncul dan memberikan dimensi berbeda pada komposisinya. Seiring waktu, karakter incense dan woods berkembang sebelum berpadu dengan musk yang bersih dan terasa dekat dengan kulit.

Danilla juga memastikan bahwa parfum ini dikembangkan tanpa animal testing. Parfum Candramawa Episode 01 milik Danilla sudah dirilis pada 23 Oktober 2026.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA