Dalam acara gig gratis tersebut, rumahsakit berbagi panggung dengan band bangkutaman serta trio podcaster komedi Grind Boys. Rumahsakit dijadwalkan tampil sekitar pukul 19.30 WIB di area pelataran lobi mal.
Namun, suasana pertunjukan berubah ricuh ketika kerumunan penonton mulai tidak terkendali. Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan berbagai insiden, mulai dari dugaan aksi pencopetan yang berujung baku hantam, penonton yang saling tarik-menarik, hingga aksi crowd surfing yang berlangsung tidak kondusif.
Kericuhan juga terlihat ketika sejumlah penonton merangsek ke atas panggung untuk berebut mengambil kertas setlist atau daftar lagu yang dibawakan rumahsakit. Situasi tersebut membuat jalannya pertunjukan semakin sulit dikendalikan.
rumahsakit Minta Maaf Usai Hentikan Pertunjukan
Setelah video kericuhan tersebut ramai beredar di media sosial, rumahsakit akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui Instagram Story akun @rumahsakitband pada Jumat siang, 23 Oktober 2026.
Dalam pernyataan itu, rumahsakit meminta maaf kepada para penonton karena harus mengakhiri penampilan lebih awal. Keputusan tersebut diambil setelah mereka menilai situasi di lokasi semakin tidak kondusif dan berpotensi membahayakan pihak-pihak yang hadir.
"Kami atas nama band rumahsakit ingin minta maaf sebesar-besarnya untuk gig kami di Lippo Mall Nusantara Jakarta tadi malam, yang harus kami putuskan untuk berhenti sebelum waktunya karena melihat situasi yang sudah tidak kondusif," tulis pihak rumahsakit.
Band tersebut mengaku telah beberapa kali berupaya menenangkan penonton selama pertunjukan berlangsung. Namun, situasi justru semakin sulit dikendalikan sehingga mereka khawatir akan terjadi insiden yang lebih serius apabila konser tetap dilanjutkan.
"Kami sudah mencoba menenangkan beberapa kali selama pertunjukan berlangsung di sela-sela lagu, namun ternyata situasi makin tidak terkendali sehingga kami sangat khawatir jika pertunjukan dilanjutkan akan terjadi sesuatu yang lebih sangat tidak diinginkan oleh semua pihak," lanjut pernyataan tersebut.
rumah Sakit Berharap Insiden Jadi Pembelajaran Bersama
Selain menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penonton, rumahsakit juga secara khusus meminta maaf kepada para penggemarnya yang akrab disapa Pasien. Mereka memahami antusiasme penggemar untuk bernyanyi bersama dan menikmati lagu-lagu rumahsakit secara langsung.
Namun, kondisi di lokasi membuat band tersebut tidak dapat menuntaskan seluruh lagu yang telah disiapkan dalam daftar penampilan mereka.
"Kami sangat sadar betapa para pasien sangat antusias untuk 'konsultasi' dan bergembira bersama, bernyanyi dan menikmati lagu-lagu kami. Jadi dengan doa dari para pasien kami akan terus berusaha untuk tetap memenuhi kebutuhan tersebut di lain kesempatan," ungkap pihak band.
Rumahsakit juga berharap insiden tersebut menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara. Mereka menekankan pentingnya menciptakan suasana pertunjukan yang aman dan nyaman bagi musisi maupun penonton.
"Namun kami merasa kejadian tadi malam juga harus dijadikan pembelajaran bersama ke semua pihak yang terlibat, agar semua bisa terhibur dan menghibur dengan nyaman dan semua bisa pulang dalam keadaan sehat dan bahagia," sambung mereka.
Menutup pernyataannya, rumahsakit kembali mengucapkan terima kasih atas antusiasme para penggemar dan dukungan penyelenggara. Band tersebut juga mengajak seluruh pihak untuk saling menjaga agar kejadian serupa tidak terulang pada pertunjukan mendatang.
"Sekali lagi terima kasih atas antusias para pasien, terima kasih juga kepada penyelenggara, mari kita saling menjaga dan sampai bertemu di gig selanjutnya!" tutup rumahsakit.