Illustrasi Durian (Foto: Pexels/Jeffry Surianto)
Illustrasi Durian (Foto: Pexels/Jeffry Surianto)

Viral Video Coolmax Durian di X dan TikTok, Apa Isinya?

Rafi Alvirtyantoro • 22 Juli 2026 00:24
Ringkasnya gini..
  • Video Coolmax Durian viral di X dan TikTok menampilkan aksi perempuan berhijab bawa durian.
  • Identitas pemeran dan pengunggah pertama belum diketahui akibat maraknya akun anonim.
  • Warganet diimbau tak mengklik tautan tanpa sensor karena berisiko terkena phishing dan malware.
Jakarta: Fenomena pencarian link video Coolmax Durian mendadak ramai di internet. Publik pun bertanya-tanya mengenai isi dari konten yang tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial, khususnya X dan TikTok tersebut.

Isi Konten Video Coolmax Durian

Berdasarkan potongan video yang beredar, konten tersebut hanya menampilkan seorang perempuan berhijab yang mengenakan busana hitam dipadu outer cokelat. Ia tampak duduk di tempat tidur sambil berjoget santai mengikuti alunan musik.
 
Setelah itu, wanita tersebut memamerkan sepotong buah durian yang sudah terbelah ke arah kamera.
 
Cuplikan lain menampilkan sosok serupa, tetapi bagian tubuh perempuan tersebut ditutupi stiker sehingga hanya menyisakan bagian wajah yang terlihat jelas. Sensor ini sengaja digunakan oleh pihak tertentu untuk memancing rasa penasaran warganet.

Penyebaran Cepat di Media Sosial

Tak lama berselang, cuplikan video tersebut langsung meluas di X dan TikTok. Penggunaan tagar seperti #day1mukbangduren turut memperluas jangkauan konten hingga memicu warganet berburu video asli tanpa sensor di kolom komentar.

Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai identitas perempuan dalam video tersebut. Pengunggah pertamanya pun sulit dilacak akibat maraknya unggahan ulang dari akun-akun anonim.

Ancaman Tautan Palsu dan Bahaya Phishing

Rasa penasaran masyarakat kini dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan tautan berbahaya. Tautan dengan judul bombastis seperti "link coolmax durian viral full tanpa sensor" umumnya hanyalah jebakan iklan agresif (pop-up) atau konten dewasa yang sengaja mengecoh pengguna.
 
Lebih berbahaya lagi, tautan-tautan tersebut sering kali menjadi sarana penyebaran malware dan praktik phishing. Pengguna yang terkecoh berisiko mengalami pencurian data pribadi, peretasan akun media sosial, hingga kerugian finansial akibat infeksi perangkat.

Imbauan Keamanan Digital

Guna menjaga keamanan di ruang digital, pengguna internet diimbau untuk lebih kritis dan tidak mudah tergiur rasa penasaran. Hindari mengklik tautan dari sumber yang meragukan, tidak ikut menyebarkan konten yang melanggar norma kesusilaan, serta proaktif melaporkan unggahan yang menyesatkan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA