DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit (Foto: Instagram)
DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit (Foto: Instagram)

Sempat Ditipu Promotor, DeadSquad-Jasad-Death Vomit Lanjutkan Sisa Tur Eropa

Elang Riki Yanuar • 19 Agustus 2026 17:22
Ringkasnya gini..
  • Tiga band ekstrem Indonesia batal tampil di Cork dan London setelah promotor menghilang, tetapi tur Eropa mereka dipastikan tetap berlanjut.
  • Meski terlantar di Dublin akibat promotor bermasalah, DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit mendapat bantuan diaspora Indonesia hingga berhasil menggalang Rp114 juta.
  • DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit tetap melanjutkan Cataclysmic Summer Tour 2026 ke Belanda, Jerman, Belgia, Austria, dan Swiss setelah masalah di UK.
Jakarta: Tiga band ekstrem Indonesia, DeadSquad, Jasad, dan Death Vomi mengalami kendala serius saat menjalani rangkaian tur musim panas di Eropa. Ketiganya sempat membuka Cataclysmic Summer Tour 2026 di Dublin, Irlandia, pada Sabtu (15/8).
 
Namun, dua agenda konser di Cork, Irlandia, dan London, Inggris, pada 16–17 Agustus terpaksa batal setelah promotor Diablo Productions disebut menghilang dan tidak memenuhi sejumlah tanggung jawab yang telah disepakati.
 
Persoalan tersebut mencakup berbagai kebutuhan penting selama tur, mulai dari venue, transportasi, hingga akomodasi bagi para personel serta kru. Bahkan, venue konser di London ternyata sama sekali belum dipesan. 

Pastikan Tur Eropa Tetap Lanjut

Meski menghadapi kendala, bassist Jasad, Yuli, memastikan rangkaian tur tetap berlanjut di negara-negara Eropa lainnya sesuai jadwal. Mereka tengah bersiap bertolak ke Belanda demi menjalani pertunjukan pada 20 Agustus mendatang.
“InsyaAllah besok mulai tour di Eropa sampai tanggal 5 September,” tegas Yuli lewat pesan singkat kepada Medcom.id.

Sejumlah unggahan personel juga memperlihatkan persiapan mereka untuk melanjutkan perjalanan ke negara berikutnya. Melalui akun Instagram pribadinya, gitaris DeadSquad, Stevie Item, menunjukkan bahwa mereka sudah berada di Bandara Dublin.
 
Pengisi vokal Jasad, Popo Puji, sempat mengunggah video yang memperlihatkan para personel dan kru menaiki bus menuju bandara.
 
“Bismillah, otw bandara dublin buat terbang ke belanda,” tulisnya, dilihat dari akun Instagram @popopuji. 
 
Dalam kesempatan lain, Yuli menjelaskan bahwa ketiga band tersebut menggunakan jasa promotor berbeda untuk pertunjukan di Eropa. Karena itu, persoalan yang terjadi di Irlandia dan Inggris tidak memengaruhi agenda mereka di negara-negara berikutnya.
 
"Untuk ini kan beda ya, kita punya dua promotor: Satu promotor Diablo Production untuk Irlandia sama UK dan kita punya DF Booking untuk Eropa. Nah, jadi yang bermasalah adalah cuma Irlandia dengan UK saja. Besok kita terbang ke Eropa, nah itu sudah aman sih," tutupnya.
 
Ketiga band dijadwalkan menyambangi sejumlah kota di Belanda, Jerman, Belgia, Austria, dan Swiss mulai 20 Agustus hingga 5 September 2026.  

Galang Dana Setelah Terdampar di Irlandia

Rombongan ketiga band yang berjumlah 16 orang akhirnya terlantar di Dublin, Irlandia, setelah ditinggal promotor. Tanpa akomodasi sebagaimana mestinya, mereka harus menghadapi cuaca dingin tanpa kepastian tentang kelanjutan perjalanan tur.
 
Kondisi tersebut membuat para musisi dan kru harus mencari solusi secara mandiri agar perjalanan mereka tetap dapat berlanjut.
 
Beruntung, sejumlah diaspora Indonesia yang tinggal di Irlandia turun tangan membantu mereka. Salah satunya adalah Ailsa Dempsey yang sempat menampung seluruh musisi dan kru di kediamannya.
 
Tak berhenti di situ, Ailsa juga membuka penggalangan dana melalui platform GoFundMe dengan tajuk “Help DeadSquad, Jasad & Death Vomit Reach Eindhoven” pada 17 Agustus 2026.
 
Penggalangan dana tersebut kini telah ditutup dan berhasil mengumpulkan 5.557 euro atau sekitar Rp114 juta. Hasil inisiatif para diaspora Indonesia di Irlandia mampu membantu rombongan band ekstrem itu melanjutkan perjalanan tur.
Sementara itu, Stevie menegaskan bahwa ketiga band tersebut kini tidak lagi membuka donasi secara langsung bagi masyarakat Indonesia yang ingin memberikan dukungan. 
 
Dukungan dapat diberikan melalui pembelian merchandise kolaborasi DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit untuk Cataclysmic Summer Tour 2026.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA