Belasan Ribu Wisatawan Mancanegara Hadir
Pemimpin Pemasaran dan Komunikasi Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengatakan bahwa ada belasan ribu penonton dari luar negeri yang akan datang untuk menyaksikan konser YE di Jakarta."Lebih dari 15.000 wisatawan mancanegara, yang angkanya masih terus bertambah setiap hari, akan datang ke Jakarta dari berbagai negara," kata Karen Tjahja dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 15 September 2026.
Pihak promotor memprediksi deretan turis luar negeri tersebut berasal dari Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Australia, Hong Kong, Jepang, Inggris, Jerman, Vietnam, hingga Selandia Baru.
Mereka dijadwalkan terbang ke Jakarta demi menyaksikan pertunjukan musisi asal AS yang sebelumnya dikenal dengan nama Kanye West tersebut.
Tingginya daya tarik pertunjukan ini sudah terlihat sejak hari pertama penjualan tiket. Kala itu, sebanyak 52,8 persen tiket langsung ludes dipesan oleh para penikmat musik dari 73 negara.
Dampak Ekonomi Bagi Jakarta
Selain menarik jumlah massa, konser YE di Jakarta juga diyakini mampu memicu dampak ekonomi positif bagi deretan sektor usaha di Jakarta, mulai dari bisnis kuliner, penginapan, hingga moda transportasi.Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya Jakarta sebagai tuan rumah konser YE.
"Ini adalah momen yang sangat membanggakan. Karena konser besar, baik di Asia Tenggara maupun Oseania, dipilih ada di Jakarta. Kalau kita tidak memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya, kita sendiri yang rugi," ujar Pramono Anung.
Ia mengaku terkejut dengan tingginya angka penonton dari luar negeri yang akan datang ke Jakarta untuk menonton konser YE.
"Yang menggembirakan adalah, saya juga kaget, penggemarnya itu dari seluruh dunia. Bahkan terbanyak yang membeli tiket kalau dari luar itu dari Australia," tutur Pramono.
Pengamanan dan Koordinasi Acara
Pada kesempatan itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengawal dan menyukseskan agenda tersebut agar berlangsung tertib dan aman.Langkah antisipasi ekstra dinilai krusial mengingat jadwal konser bertepatan dengan ajang Jakarta Running Festival yang diperkirakan bakal menyedot hingga 35.000 peserta.
"Kita akan atur transportasi yang memudahkan bagi penonton. Sebab, kalau tidak, pasti ada yang terganggu, apakah maratonnya atau konsernya. Sehingga nanti kami akan bantu," ucap Pramono.