Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu (Foto: Disney)
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu (Foto: Disney)

Review Star Wars: The Mandalorian and Grogu, Pembuktian Ikatan Kuat Ayah dan Anak di Galaksi

Rafi Alvirtyantoro • 20 Mei 2026 10:18
Ringkasnya gini..
  • Star Wars: The Mandalorian and Grogu resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan menyajikan kelanjutan petualangan epik Din Djarin.
  • Cerita berfokus pada misi spionase berbahaya menyelamatkan Rotta the Hutt di tengah ancaman bangkitnya sisa-sisa kekuatan Kekaisaran Galaksi.
  • Film ini menawarkan alur yang seru, visual dunia live-action yang memukau, serta eksplorasi ikatan emosional ayah dan anak yang menyentuh.
Jakarta: Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu menghadirkan perjalanan emosional Din Djarin dan Grogu yang menguji kesetiaan mereka di tengah situasi sulit.
 
Setelah serial The Mandalorian di Disney+ berakhir, para penggemar waralaba Star Wars bisa kembali menyaksikan kelanjutan kisah Din Djarin dan Grogu dalam film Star Wars: The Mandalorian and Grogu. Film ini disutradarai oleh Jon Favreau serta menampilkan jajaran aktor ternama, seperti Pedro Pascal, Sigourney Weaver, dan Jeremy Allen White.
 
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Mei 2026. Sebelum menyaksikannya, simak sinopsis dan ulasannya di bawah ini.

Artikel ini mengandung spoiler!  

Sinopsis Star Wars: The Mandalorian and Grogu

Pasca-runtuhnya Kekaisaran Galaksi, Din Djarin (Pedro Pascal) dan Grogu akhirnya menemukan kedamaian di planet Nevarro. Din yang kini resmi menjadi ayah angkat Grogu berusaha membangun kehidupan baru, jauh dari hiruk-pikuk konflik antarsistem.
 
Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama. Di balik bayang-bayang kekacauan, para mantan petinggi militer Kekaisaran mulai menyusun kekuatan rahasia di bawah kelompok misterius bernama Shadow Council, yang berambisi mengembalikan kejayaan lama mereka.
 
Ketika ancaman baru mulai mengintai, Din menerima tawaran dari Republik Baru untuk bergabung dalam misi spionase berbahaya di wilayah hukum terluar galaksi (Outer Rim). Di bawah komando Kolonel Ward (Sigourney Weaver), Din dan Grogu ditugaskan melacak dan menyelamatkan Rotta the Hutt (Jeremy Allen White)—putra Jabba yang diculik oleh jaringan kriminal bawah tanah. Rotta menjadi kunci penting bagi Republik Baru untuk memperoleh informasi strategis tentang pergerakan sisa-sisa Kekaisaran.
 
Perjalanan tersebut membawa Din dan Grogu ke dunia penuh bahaya, mulai dari arena gladiator yang brutal hingga planet terpencil yang dikuasai para pemburu bayaran. Di tengah pertempuran dan pengkhianatan, Din harus menghadapi dilema antara tugas dan keluarga, sementara Grogu menunjukkan kekuatan serta kebijaksanaan yang semakin matang.
 
Bersama-sama, mereka menapaki jalan penuh risiko yang akan menentukan masa depan galaksi—dan arti sejati dari keberanian serta kasih sayang di antara bintang-bintang.
 

 
   

Review Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu

Pembuka Film yang Epik

Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu dibuka dengan pertarungan epik di kawasan bersalju. Adegan pembuka ini langsung memberikan sensasi ketegangan dan keseruan bagi para penonton.
 
Pertarungan tersebut menjadi jembatan perkenalan kehidupan baru Din Djarin dan Grogu setelah berakhirnya cerita di serial The Mandalorian. Namun untuk menonton film ini, Anda tidak perlu menyaksikan serial tersebut terlebih dahulu karena ceritanya mengambil alur maju tanpa mengungkit masa lalu.
 
Terdapat beberapa dialog yang secara tidak langsung menjelaskan singkat karakter yang muncul dalam film ini. Salah satunya adalah klan the Hutt, yang dikenal sebagai pengendali sindikat kejahatan sangat kuat di galaksi.  

Durasi Padat dengan Visual Live-Action Memukau

Dengan durasi 2 jam 12 menit, intensitas Star Wars: The Mandalorian and Grogu berjalan dengan cepat. Penonton akan dihipnotis oleh perjalanan seru dari misi yang diterima Din Djarin dan Grogu.
 
Walaupun tidak semua latar terlihat indah, penonton akan diperlihatkan berbagai tempat unik di galaksi. Salah satunya adalah Nal Hutta, planet asal ras alien Hutt yang untuk pertama kalinya ditampilkan dalam format live-action.
 
Petualangan Din Djarin dan Grogu akan memanjakan para penonton, khususnya penggemar waralaba Star Wars, dengan berbagai wujud alien hingga tempat dalam format live-action. Gambaran ini seolah menjadi wujud nyata dari apa yang selama ini mereka bayangkan.  

Peran Sentral Rotta the Hutt

Kemunculan Rotta the Hutt menjadi kunci utama dalam film Star Wars: The Mandalorian and Grogu. Karakter ini membawa Din Djarin dan Grogu ke dalam konflik yang lebih dalam dan emosional.
 
Rotta the Hutt mewakili para remaja yang sedang mencari jati diri dan tidak ingin lagi hidup di bawah bayang-bayang sang ayah. Karakter ini juga memberikan gambaran bahwa klan the Hutt tidak sepenuhnya jahat.  

Eksplorasi Ikatan Kuat Ayah dan Anak

Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu menjadi saksi kesetiaan Din Djarin dan Grogu terhadap satu sama lain. Walaupun tidak memiliki hubungan darah, ikatan mereka jauh lebih dalam daripada ayah dan anak kandung.
 
Din Djarin dan Grogu saling berjuang demi melindungi satu sama lain. Film ini seolah ingin memperlihatkan kepada penonton mengenai keseriusan Din Djarin dalam mengadopsi Grogu sebagai anaknya.
 
Meski ada beberapa transisi menjelang akhir film yang cukup mengganggu, secara keseluruhan Star Wars: The Mandalorian and Grogu mampu menghadirkan petualangan dan pertarungan seru yang memanjakan penonton. Film ini juga bisa menjadi momen nostalgia yang manis bagi para penggemar setia waralaba Star Wars.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA