Poster anime Youkoso, Scooby-Doo! (Welcome, Scooby-Doo!) (Foto: Instagram @warnerbrosanimation)
Poster anime Youkoso, Scooby-Doo! (Welcome, Scooby-Doo!) (Foto: Instagram @warnerbrosanimation)

Kartun Scooby-Doo Bakal Diadaptasi Menjadi Anime

Basuki Rachmat • 19 Mei 2026 20:37
Ringkasnya gini..
  • Scooby-Doo resmi diadaptasi jadi anime Jepang bertajuk Youkoso, Scooby-Doo! garapan Studio OLM dan Warner Bros.
  • Anime Scooby-Doo hadir dengan nuansa Jepang dan kisah yokai, namun tetap memakai pengisi suara klasik Scooby dan Shaggy.
  • Scooby dan Shaggy bakal menghadapi monster mitologi Jepang dalam anime terbaru yang tayang lewat Tubi dan Cartoon Network.
Jakarta: Kabar bahagia untuk para pencinta animasi lintas generasi. Serial kartun lawas Scooby-Doo, secara resmi dikonfirmasi akan diadaptasi ke dalam versi anime Jepang bertajuk Youkoso, Scooby-Doo! (Welcome, Scooby-Doo!).
 
​Melansir laporan dari Variety, Selasa, 19 Mei 2026, proyek adaptasi segar ini akan digarap oleh Studio OLM (studio di balik kesuksesan waralaba Pokémon) di bawah naungan Warner Bros. Animation.
 
Sineas kawakan asal Jepang, Itsuro Kawasaki, didapuk untuk menduduki bangku sutradara, sementara posisi produser eksekutif akan dikawal oleh Francisco Paredes.

Untuk urusan distribusi, hak siar eksklusif di kawasan Amerika Utara dipegang oleh platform streaming Tubi, sedangkan Cartoon Network akan memegang hak siar untuk pemutaran secara internasional.
 
Daya tarik utama dari anime ini terletak pada keputusan tim produksi untuk tetap mempertahankan cita rasa klasiknya. Karakter ikonik Scooby-Doo dan Shaggy Rogers dipastikan akan tetap dihidupkan oleh duet dubber legendaris orisinal mereka, yakni Frank Welker (Scooby) dan Matthew Lillard (Shaggy).
Langkah ini diambil demi menjaga kedekatan emosional dengan para penggemar lama yang sudah melekat dengan warna suara khas kedua karakter tersebut.
 
Chief Content Officer Tubi, Adam Lewinson, mengungkapkan antusiasme besarnya terhadap kolaborasi lintas budaya ini. Bagi Lewinson, proyek ini merupakan sebuah lompatan kreatif untuk menyajikan petualangan misteri Scooby-Doo dengan visual yang sepenuhnya baru.
 
“Scooby-Doo adalah salah satu franchise paling dicintai di dunia hiburan, dan ‘Yokoso Scooby-Doo!’ memberi kami kesempatan untuk menghadirkannya kembali dengan cara yang belum pernah dilihat penggemar sebelumnya,” ujar Adam Lewinson dalam pernyataan resminya.
 
“Dengan membawa Scooby dan Shaggy ke dunia anime yang penuh warna dan berlatar di Jepang, kami ingin menghubungkan fandom global sekaligus menghadirkan petualangan misteri yang seru, kacau, dan bisa dinikmati lintas generasi. Seiring berkembangnya deretan animasi kami, proyek ini benar-benar mencerminkan gaya storytelling khas Tubi—akrab, penuh kejutan, dan dibuat khusus untuk para penggemar," tambahnya.
 
Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Warner Bros Animation dan Studio OLM belum mengumumkan lebih lanjut terkait jadwal perilisan Scooby-Doo versi anime ini.

Sinopsis Youkoso, Scooby-Doo! (Welcome, Scooby-Doo!)

Berbeda dengan formula petualangan mereka yang biasanya membongkar kedok monster buatan manusia, kali ini Scooby dan Shaggy harus berhadapan dengan ancaman mistis yang nyata.
​Alur cerita bermula saat Scooby-Doo dan Shaggy melakukan perjalanan ke Jepang untuk memenuhi wisata kuliner impian mereka. Namun, alih-alih kenyang dan tenang, duo penakut ini tanpa sengaja malah membebaskan ratusan monster mitologi Jepang (Yokai) yang terkunci, hingga memicu kekacauan besar di seluruh penjuru negeri.
 
Untungnya, mereka tidak sendirian. Petualangan membongkar misteri dan aksi kejar-kejaran seru ini akan dibantu oleh paman Scooby yang berada di Jepang, Daisuke-Doo. Tak hanya itu, mereka juga ditemani dua karakter lokal baru, yaitu seorang gadis penyihir bernama Yume serta ahli teknologi jenius bernama Takumi.
 
​Meskipun jajaran pengisi suara utama dan sinopsisnya telah resmi diumumkan, pihak Warner Bros. Animation dan Studio OLM masih memilih untuk menyimpan rapat informasi mengenai tanggal perilisan resmi dari Scooby-Doo versi anime ini.
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA