JAFF Awards
JAFF Awards

JAFF Awards Perdana Digelar Tahun Ini, Apresiasi Ekosistem Perfilman Tanpa Kategori Kompetisi

Rafi Alvirtyantoro • 06 November 2026 22:00
Ringkasnya gini..
  • JAFF resmi meluncurkan JAFF Awards pada edisi ke-21 sebagai bentuk apresiasi bagi individu dan kelompok yang berdampak pada ekosistem perfilman.
  • Penghargaan ini tidak menggunakan kategori kompetisi umum seperti Aktor atau Film Terbaik, melainkan berfokus pada kontribusi terhadap industri.
  • JAFF 2026 akan berlangsung di Yogyakarta pada 28 November hingga 5 Desember 2026 dengan pengumuman pemenang awards pada 30 November 2026.
Jakarta: Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) resmi meluncurkan JAFF Awards pada edisi tahun ini setelah 20 tahun diselenggarakan.

Festival Director JAFF, Ifa Isfansyah, mengatakan bahwa JAFF Awards diluncurkan untuk memberikan apresiasi bagi ekosistem perfilman.

“Idenya adalah bagaimana setelah 20 tahun ini energi yang JAFF punya itu tuh bisa menginspirasi, bisa lebih bermanfaatlah untuk ekosistemnya. Kata kuncinya lebih pada ekosistemnya gitu,” kata Ifa Isfansyah saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat, 6 November 2026.

 

Konsep Penghargaan Tanpa Kategori Kompetisi


Menurutnya, JAFF Awards tidak memberikan apresiasi layaknya ajang penghargaan pada umumnya. Tidak ada kategori khusus yang dibuat untuk para pemenang, seperti Aktor Terbaik, Sinematografi Terbaik, hingga Film Terbaik.

“Tapi lebih ke dalam satu tahun ini eh kita diskusikan apakah ada institusi gitu, kelompok, organisasi, atau bahkan company, atau individu. Individu tuh bisa bisa filmmaker gitu, bisa seorang tokoh, apa segala macam yang ber--impact gitu pada pada setahun itu gitu,” ucap Ifa.  

Mekanisme Seleksi Pemenang


Pemenang JAFF Awards akan dipilih melalui proses seleksi yang melibatkan pihak penyelenggara hingga komunitas film.

“Kita seleksi semua masing-masing, semua itu siapa, semua itu tentu saja elemen-elemennya JAFF ya. Ada tentu saja Mamat (Alexander Matius) dari sisi filmmaking, dari sisi kurasi film gitu,” jelas Ifa.

“Ada saya sebagai direktur, ada JAFF Market gitu ya dari sisi industri, ada komunitas film gitu yang kemudian masing-masing membawa gagasan gitu,” lanjutnya.

Setelah melalui proses diskusi, pemenang terpilih akan dihubungi untuk menerima penghargaan tersebut.

“Tentu saja kita kontak apakah institusi atau seseorang itu bersedia gitu menerima penghargaan itu, gitu. Ketika bersedia, bisa hadir, ya sudah, itu akhirnya nanti tanggal 30 (November) itulah kita umumkan,” ujar Ifa.
   

Acara Mandiri Apresiasi Perfilman


Ia menegaskan bahwa pemberian apresiasi kepada para pelaku industri perfilman bukanlah hal baru bagi JAFF.

“Sebenarnya kita selalu ngasih selalu ngasih awards itu gitu. Kayak misalnya kita pernah kasih awards ke Christine Hakim gitu, terus kemudian kameramen bahkan Teoh Gay Hian gitu, untuk kasih awards. Jadi sebenarnya tiap tahun kita selalu memberikan award, tapi ini kita jadikan satu event event sendiri,” tegas Ifa.

JAFF ke-21 akan diselenggarakan pada 28 November–5 Desember 2026 di Yogyakarta. Pembelian tiket telah dibuka mulai 6 hingga 12 November mendatang.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA