Dari berbagai judul yang meraih jutaan penonton, nama-nama komika ternama pun berulang kali muncul sebagai sutradara di balik layar. Mulai dari Ernest Prakasa, Raditya Dika, Muhadkly Acho, hingga Bene Dion Rajagukguk, mereka membuktikan kemampuan mengolah materi panggung menjadi karya visual di layar lebar.
Berikut 10 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika
1. Agak Laen: Menyala Pantiku! (2025) - Muhadkly Acho
Film sekuel komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! karya Muhadkly Acho resmi menjadi film Indonesia terlaris tahun 2025 dan sepanjang masa dengan jumlah penonton hingga 10.250.000 penonton, mengalahkan animasi JUMBO. Capaian ini diraih pada 2 Januari 2026 atau hari ke-37 penayangan.Acho mengawali kariernya sebagai pelawak tunggal melalui komunitas Stand Up Indo, hingga akhirnya mengisi acara di Stand Up Comedy Show sejak tahun 2011 hingga saat ini.
Agak Laen: Menyala Pantiku! menampilkan Bene, Boris, Jegel, dan Oki sebagai detektif swasta. Keempatnya mendapat misi terakhir demi membuktikan kemampuan mereka. Mereka menyamar dan menyusup ke sebuah panti jompo untuk mencari buronan berbahaya yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan anak wali kota.
Baca Juga :
Agak Laen 2 dan Jumbo Jadi Film Terlaris 2025, Angga Dwimas Sasongko: Ini Peringatan Dini!
2. JUMBO (2025) - Ryan Adriandhy
Film debut Ryan Adriandhy ini sempat berada di peringkat pertama film Indonesia terlaris sepanjang masa sejak Juni 2025 sebelum disingkirkan oleh Agak Laen: Menyala Pantiku. JUMBO pun menjadi film animasi pertama yang menembus angka 10 juta penonton serta menyalip film KKN di Desa Penari (2022).JUMBO juga membawa pulang Piala Citra pada gelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2025 sebagai Film Animasi Panjang Terbaik dan Piala Antemas atas pencapaian penonton terbanyak.
Ryan pertama kali dikenal publik ketika menjuarai Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Kompas TV musim pertama pada tahun 2011. Ia pun turut bergabung bersama Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono, Ernest Prakasa, dan Isman sebagai Founder 5, pelopor utama komunitas Stand-Up Comedy Indonesia.
Film animasi JUMBO mengangkat kisah Don yang kerap kali diremehkan oleh teman-temannya. Untuk membuktikan ia lebih dari sekadar anak bertubuh besar yang tidak pernah menang dalam hal apapun, Don bertekad mengikuti pertunjukan bakat dengan menampilkan sandiwara panggung yang terinspirasi dari buku cerita peninggalan orang tuanya.
3. Agak Laen (2024) - Muhadkly Acho
Film garapan Muhadkly Acho ini juga menorehkan sejarah sebagai film bergenre komedi terlaris Indonesia dengan raihan 9.125.188 penonton. Agak Laen sekarang memegang posisi film keempat terlaris sepanjang sejarah meski pernah menduduki posisi kedua.Film Agak Laen berkisah tentang empat sekawan yang mengelola rumah hantu pasar malam yang sudah sekarat karena membosankan dan tidak menyeramkan lagi. Kemudian, rumah hantu tersebut direnovasi agar bisa bertahan lebih lama.
Hingga akhirnya, ada seorang pengunjung yang datang ke rumah hantu mereka. Namun, karena pengunjung tersebut memiliki sakit jantung, dia pun meninggal di tempat. Keempat sekawan: Boris, Jegel, Bene, dan Oki pun bingung harus melakukan apa terhadap mayat tersebut.
4. Ngeri-Ngeri Sedap (2022) - Bene Dion Rajagukguk
Ngeri-Ngeri Sedap menempati posisi ke-33 film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan 2.886.121 penonton. Film ini yang tayang pada bulan Juni 2022 juga sempat dikirim sebagai perwakilan Indonesia di ajang Oscar 2023. Bene Dion turut dinominasi sebagai Sutradara dan Penulis Skenario Asli Terbaik pada FFI 2022.Bene mulai aktif pada tahun 2011 sejak bergabung dengan komunitas Stand Up Indo di Yogyakarta. Ciri khas Bene adalah pembawaan logat Batak yang kental, serta terkesan seperti ia sedang marah-marah. Bene juga mengikuti ajang SUCI Kompas TV musim ketiga pada tahun 2013 meski tidak keluar sebagai juara.
Film ini mengisahkan tentang sebuah keluarga batak dengan empat orang anak. Setiap anak diceritakan memiliki masalahnya masing-masing yang berkaitan dengan orang tua mereka. Tiga dari ke-empat anak yang merantau pun mantap hati tidak ingin pulang karena masalah dengan orang tua mereka. Kedua orang tua mereka menyusun rencana dengan mengatakan bahwa mereka akan cerai agar anak-anak mereka mau pulang dari perantauan.
5. Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan (2019) - Ernest Prakasa
Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan menjadi satu dari empat film karya Ernest Prakasa yang masuk di daftar 10 film Indonesia terlaris yang disutradarai oleh komika.Film yang dibintangi oleh Jessica Mila dan Reza Rahadian ini menduduki peringkat ke-39 sebagai film terlaris sepanjang masa dengan 2.662.356 penonton. Film ini juga disadur dari novel Imperfect: A Journey to Self-Acceptance karya Meira Anastasia, istri Ernest.
Ernest Prakasa terjun ke dunia stand-up lewat ajang SUCI Kompas TV musim pertama bersama Ryan Adriandhy. Ia pun keluar sebagai juara tiga. Bersama Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono, Isman H. Suryaman dan Ryan Adriandhy, Ernest turut menjadi bagian dari Founder 5, pelopor utama komunitas Stand-Up Comedy Indonesia. Ernest diangkat sebagai ketua pertama dari komunitas tersebut hingga periode Juni 2013.
Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan bercerita tentang Rara (Jessica Mila), wanita bertubuh gemuk dan berkulit gelap yang sering terkena body shaming. Namun, ia dicintai Dika (Reza Rahadian) apa adanya. Rara pun mendapatkan kesempatan promosi di perusahaan kosmetik dengan syarat harus mengubah total penampilannya dalam sebulan.
6. Cek Toko Sebelah (2016) - Ernest Prakasa
Cek Toko Sebelah menjadi film kedua Ernest yang menempati daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa. Film ini berada tepat di bawah Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan, dengan raihan 2.642.957 penonton.Ernest Prakasa memenangkan Piala Citra untuk Skenario Asli Terbaik pada gelaran FFI 2017. Film ini tayang pada bulan Desember 2018 dan menghasilkan dua serial lanjutan di Netflix.
Cek Toko Sebelah mengisahkan Erwin (Ernest Prakasa), anak bungsu sukses yang ingin pindah ke Singapura, namun terpaksa mengurus toko kelontong warisan ayahnya, Koh Afuk (Chew Kin Wah) karena sakit. Warisan ini memicu konflik dengan kakaknya, Yohan (Dion Wiyoko), yang merasa tidak dihargai, serta masalah dengan kekasihnya, Natalie (Gisella Anastasia), yang tidak setuju Erwin mengurus toko. Erwin pun menghadapi dilema antara karier dan keluarga sambil menghadapi masalah yang mengancam toko.
7. Hangout (2016) - Raditya Dika
Hangout merupakan film komedi garapan Raditya Dika yang meraih jumlah penonton sebanyak 2.620.644. Film yang tayang pada Desember 2016 menempati posisi ke-42 sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.Radit memulai kariernya sebagai penulis pada tahun 2010. Buku-bukunya pun mampu diangkat ke layar lebar. Tak hanya sebagai penulis, Radit juga dikenal sebagai sosok komika senior. Bahkan, ia dipercaya menjadi juri Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV yang menilai penampilan dari hampir semua komika di daftar ini, termasuk Ryan dan Ernest. Ia juga menjadi salah satu anggota Founder 5.
Hangout bercerita tentang sembilan figur publik (termasuk Raditya Dika, Prilly Latuconsina, Gading Marten, dll.) yang diundang ke pulau terpencil oleh sosok misterius bernama Toni P. Sacalu. Namun, mereka malah terjebak dan mati satu per satu secara misterius. Mereka mengubah suasana misteri pembunuhan menjadi komedi sambil berusaha mencari tahu siapa pembunuhnya sebelum semuanya tewas.
8. Susah Sinyal (2017) - Ernest Prakasa
Film ketiga Ernest di daftar ini meraih posisi ke-60 dengan 2.172.512 penonton. Susah Sinyal sempat jadi film Indonesia terlaris keenam pada tahun 2017. Setelah sukses menggarap Cek Toko Sebelah, Ernest lanjut menyutradarai film ini.Susah Sinyal mengisahkan Ellen (Adinia Wirasti), seorang pengacara sukses sekaligus orangtua tunggal, dan putrinya Kiara (Aurora Riberio), remaja 17 tahun berwatak pemberontak. Sebagai orang tua tunggal, Ellen selalu sibuk mencari nafkah dan mengejar kariernya sehingga jarang meluangkan waktu untuk Kiara. Ini membuat hubungan ibu dan anak ini menjadi tidak harmonis.
Apalagi sejak meninggalnya ibu Ellen yang membuat Kiara sangat terpukul, sebab ia sangat dekat dengan oma-nya itu. Mengikuti arahan psikolog, Ellen mengajak Kiara berlibur ke Sumba agar dapat menghabiskan waktu bersama.
9. Koala Kumal (2016) - Raditya Dika
Koala Kumal merupakan film kedua Raditya Dika dalam daftar ini. Film yang disadur dari novel karyanya dengan judul sama ini meraih peringkat ke-69 dengan 1.864.541 penonton pada tahun 2016.Film komedi romantis ini menceritakan Dika (Raditya Dika) yang patah hati setelah batal menikah karena pacarnya, Andrea (Acha Septriasa), selingkuh. Kesulitan ini membuatnya mandek menulis bab terakhir bukunya hingga ia bertemu Trisna (Sheryl Sheinafia), cewek unik yang membantunya move on dengan ide-ide tak biasa.
10. Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga (2018) - Ernest Prakasa
Daftar film Indonesia terlaris yang disutradarai komika ditutup dengan film karya Ernest Prakasa lagi. Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga menempati posisi ke-94 dengan 1.563.188 penonton pada tahun 2018. Milly & Mamet merupakan film spin-off dari Ada Apa dengan Cinta? 2 (2016).Film Milly & Mamet berfokus pada kehidupan pasangan Milly dan Mamet setelah menikah. Mereka menghadapi berbagai tantangan dalam rumah tangga, termasuk masalah keuangan dan perbedaan pendapat tentang masa depan.
Sepanjang film, Milly dan Mamet berjuang untuk mengatasi hambatan dalam hubungan mereka, belajar berkomunikasi lebih baik, dan memahami arti kompromi dalam pernikahan. Dengan dukungan dari teman-teman mereka, termasuk Cinta dan Rangga, pasangan ini akhirnya menemukan jalan untuk memperkuat ikatan mereka dan mewujudkan impian bersama.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News