Logo Netflix, Warner Bros. Discovery, dan Paramount dalam persaingan akuisisi media 2026
Logo Netflix, Warner Bros. Discovery, dan Paramount dalam persaingan akuisisi media 2026

Netflix Angkat Tangan, Paramount Menangkan Perebutan Warner Bros. Discovery

Rafi Alvirtyantoro • 27 Februari 2026 15:30
Ringkasnya gini..
  • Netflix resmi mundur dari persaingan akuisisi Warner Bros. Discovery demi menjaga disiplin finansial perusahaan.
  • Paramount Skydance memenangkan kesepakatan raksasa senilai $108 miliar atau setara Rp1.810,7 triliun untuk mengambil alih WBD.
  • Tawaran Paramount sebesar $31 per saham mengalahkan penawaran awal Netflix yang hanya berada di angka $28 per saham.
Jakarta: Netflix resmi menarik diri dari kesepakatan untuk mengambil alih Warner Bros. Discovery (WBD), memberikan jalan mulus bagi Paramount untuk memenangkan persaingan tersebut.
 
Duo CEO Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters, menyatakan bahwa nilai tawaran baru yang diajukan oleh Paramount untuk mengakuisisi Warner Bros. sudah tidak lagi menarik bagi perusahaan. Oleh karena itu, Netflix memilih untuk berhenti bersaing dalam kesepakatan tersebut.
 
"Transaksi yang kami negosiasikan sebenarnya mampu menciptakan nilai bagi pemegang saham dengan jalur persetujuan regulasi yang jelas. Namun, kami selalu disiplin,” ungkap Ted Sarandos dan Greg Peters, dikutip dari Empire, Jumat, 27 Februari 2026.

“Pada tingkat harga yang dibutuhkan untuk menandingi tawaran terbaru Paramount Skydance, kesepakatan ini tidak lagi menarik secara finansial. Karena itu, kami memutuskan untuk tidak mengambil tawaran tersebut," lanjut mereka.  

Perbandingan Nilai Tawaran

Sebelumnya, Netflix dan Warner Bros. sempat merundingkan kesepakatan senilai hampir $83 miliar atau sekitar Rp1.391,5 triliun. Namun, Paramount mengajukan penawaran yang jauh lebih tinggi sebesar $108 miliar atau setara Rp1.810,7 triliun untuk mengambil alih seluruh aset WBD, termasuk saluran TV kabelnya.
 
Ted Sarandos dan Greg Peters menilai bahwa nilai awal yang mereka tawarkan adalah harga yang paling tepat. Saat itu, mereka percaya bahwa Netflix bisa menjadi pengelola yang kuat bagi merek-merek ikonik milik Warner Bros.
 
"Kesepakatan kami seharusnya bisa memperkuat industri hiburan serta menjaga lapangan kerja produksi di AS. Namun, transaksi ini sedari awal adalah sesuatu yang 'baik untuk dimiliki' jika harganya tepat, bukan sesuatu yang 'wajib dimiliki' dengan harga berapa pun,” jelas mereka.
 
Secara rinci, tawaran awal Netflix sebesar $28 (Rp469.448) per saham kalah telak oleh tawaran $31 (Rp519.746) per saham, ditambah berbagai insentif tunai lainnya dari David Ellison dan Paramount.  

Sambutan Bos Warner Bros. dan Paramount

CEO Warner Bros. Discovery (WBD), David Zaslav, menyatakan bahwa akuisisi oleh Paramount merupakan kemenangan besar bagi perusahaan sekaligus para pemegang saham. Ia bersama jajaran direksi menyambut antusias kerja sama yang akan terjalin antara Paramount dan Warner Bros.
 
"Begitu jajaran direksi kami memberikan suara untuk menyetujui perjanjian merger Paramount, ini akan menciptakan nilai yang luar biasa,” kata David Zaslav.
 
“Kami sangat antusias dengan potensi gabungan Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery, serta tidak sabar untuk mulai bekerja sama menuturkan kisah-kisah yang mampu menggerakkan dunia,” tambahnya.
 
CEO Paramount, David Ellison, turut menyatakan kepuasannya atas babak terbaru dalam saga penjualan Warner Bros. ini.
 
"Kami senang dewan direksi WBD secara bulat mengakui keunggulan nilai tawaran kami, yang memberikan nilai lebih, kepastian, serta kecepatan proses penyelesaian bagi para pemegang saham," ujar David Ellison sesaat sebelum Netflix resmi menarik diri.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA